Ibadah Haji Dihantam Cuaca Panas, Dua Jamaah Kaltim Wafat di Makkah
Redaksi Sapos• 2024-06-23 16:10:00
ilustrasi haji
Para jamaah haji Indonesia telah selesai melaksanakan ibadah rukun Islam kelima di Tanah Suci Makkah. Namun, ada kabar duka yang menyelimuti kepergian para jamaah haji tersebut. Berdasarkan data dari Kementerian Agama (Kemenag), terdapat 138 jamaah haji yang wafat pada tahun ini.
Dari 138 jamaah tersebut, 7 di antaranya berasal dari Embarkasi Balikpapan dengan rincian 1 orang asal Kalimantan Utara, 1 orang dari Sulawesi Utara, 2 orang dari Kaltim, dan 3 orang dari Sulawesi Tengah. Jamaah yang meninggal rata-rata berusia lanjut di atas 60 tahun karena terserang cuaca ekstrem selama ibadah haji.
"Itu berdasarkan diagnosa dokter yang ada di sana," ucap Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kaltim, Khaeruddin, kepada awak media. Kemenag Kaltim pun mengingatkan agar para jamaah haji tetap menjaga kesehatan selama berada di tanah suci sampai jadwal kepulangan ke tanah air.
"Memang cuaca di Arab Saudi sedang panas-panasnya. Kami menyarankan agar para jamaah lebih banyak istirahat. Jangan melakukan ibadah yang berlebihan agar kondisi badan tetap sehat," bebernya. Berdasarkan beberapa pemberitaan di media massa, Arab Saudi tengah dilanda cuaca ekstrem. Panas di sana mencapai 52 derajat Celsius.
"Akibatnya, saat ini lebih dari 500 orang jamaah haji dilaporkan meninggal dunia akibat dampak cuaca ekstrem yang telah dirasakan sejak awal Juni 2024 lalu," pungkasnya. Perlu diketahui, jamaah haji yang berangkat dari Kaltim berjumlah 319 orang ditambah dengan 5 petugas pendamping sehingga total menjadi 324 orang. (mrf/beb)