Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Angkot Terbakar di Depan SPBU, Warga Panik, Tim Damkar Berhasil Jinakkan Api dalam 20 Menit

Redaksi Sapos • 2024-06-30 09:52:10
SPBU. Tim Damkar dan relawan melakukan pemadaman terhadap angkot berkelir hijau yang terbakar di SPBU Jalan Sentosa, Sungai Pinang. (KIS)
SPBU. Tim Damkar dan relawan melakukan pemadaman terhadap angkot berkelir hijau yang terbakar di SPBU Jalan Sentosa, Sungai Pinang. (KIS)

 

Pengendara yang melintas di Jalan Sentosa, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, dikejutkan dengan terbakarnya sebuah mobil di tengah jalan, Jumat (28/6) malam. Kebakaran kendaraan itu membuat warga gempar.

Bagas (25), salah seorang pengendara motor yang kebetulan melintas, menuturkan bahwa saat mengendarai motor dari Alaya menuju Jalan Lambung Mangkurat sekitar pukul 20.00 WITA, ia melihat api sudah besar di mobil angkutan kota (angkot) berkelir hijau yang berada di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). 

 

Lantaran tidak bisa berbuat banyak, ia hanya bisa meminta bantuan pengendara lainnya untuk menghubungi relawan atau petugas Damkar terdekat. Bagas tidak mengetahui bagaimana mobil angkot tersebut bisa terbakar. Selang tak berapa lama, petugas pemadam kebakaran dan relawan datang untuk memadamkan api.

“Sopir angkot tidak saya lihat ada di mana. Tak berapa lama datang unit tangki pemadam dan langsung melakukan pemadaman,” kata Bagas. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, posko terdekat langsung diluncurkan, yakni Posko 2, dan dibantu satuan relawan Kota Tepian.

“Upaya pemadaman memerlukan waktu kurang lebih 20 menit hingga api bisa dikuasai. Sepertinya angkot ini baru saja selesai melakukan pengisian BBM,” kata Hendra. Hendra menyebut bahwa dalam insiden ini tidak ada korban luka maupun jiwa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mobil terbakar diduga akibat korsleting listrik di bagian depan atau mesin. 

“Untuk penyebab pasti kebakaran, kami serahkan kepada penyelidikan pihak kepolisian. Yang jelas, tidak ditemukan adanya jeriken tanda pengetap,” terang Hendra. Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kapolsekta Sungai Pinang, Kompol Rahmad Aribowo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab angkot tersebut terbakar.

“Hanya angkot yang terbakar. Dan kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini,” singkat Aribowo. (kis/beb)

 

 
Editor : Indra Zakaria