“Sopir angkot tidak saya lihat ada di mana. Tak berapa lama datang unit tangki pemadam dan langsung melakukan pemadaman,” kata Bagas. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, posko terdekat langsung diluncurkan, yakni Posko 2, dan dibantu satuan relawan Kota Tepian.
“Upaya pemadaman memerlukan waktu kurang lebih 20 menit hingga api bisa dikuasai. Sepertinya angkot ini baru saja selesai melakukan pengisian BBM,” kata Hendra. Hendra menyebut bahwa dalam insiden ini tidak ada korban luka maupun jiwa. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa mobil terbakar diduga akibat korsleting listrik di bagian depan atau mesin.
“Untuk penyebab pasti kebakaran, kami serahkan kepada penyelidikan pihak kepolisian. Yang jelas, tidak ditemukan adanya jeriken tanda pengetap,” terang Hendra. Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kapolsekta Sungai Pinang, Kompol Rahmad Aribowo, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab angkot tersebut terbakar.
“Hanya angkot yang terbakar. Dan kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini,” singkat Aribowo. (kis/beb)