TENGGARONG - Suasana duka menyelimuti Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada awal bulan September ini. Tepat pada Kamis (5/9) pukul 03.48 WITA dini hari api berkobar tepatnya di Gang Kita Jua, Jalan Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong. Si jago merah ini melahap 17 rumah, serta meninggalkan satu korban bernama Davi Nur Hidayat yang berusia 18 tahun.
Disampaikan Ketua RT 34, Reza. Kebakaran terjadi dini hari saat warga sedang tertidur. Dugaannya, kebakaran berasal dari sebuah rumah kosong milik Almarhum Haji Celung. Yang sudah tidak ditempati beberapa tahun terakhir, tanpa ada listrik maupun air.
"Di RT 034 ada tiga rumah yang terdampak, di RT 073 ada 17 rumah. Untuk asal kebakaran datang dari rumah kosong, sementara kami belum tau penyebabnya," jelas Reza.
Kebakaran ini menjadi tragedi ketiga kali selama dua bulan terakhir, di lokasi yang tidak beda jauh. Yakni Kelurahan Loa Ipuh. Dalam tragedi ini, terdapat 17 rumah yang ludes terbakar di RT 073, dengan terdampak tujuh rumah. Serta satu rumah terbakar dan dua terdampak di RT 034. Kerugian materil sekitar Rp 1 Miliar. Dan korban jiwa meninggal dunia satu, dengan dua terdampak luka bakar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar Fida Hurasani. Mengatakan pemadaman berlangsung dengan dramatis dan penuh tantangan. Mengingat, padatnya lokasi kebakaran serta akses jalan yang sempit.
"Lokasi ini sangat terisolir, dengan akses yang terbatas dan gang buntu di depan. Api awalnya menyebar dari depan gang, sehingga warga yang tinggal di belakang tidak bisa keluar," ujar Afe', sapaan akrabnya.
Bersyukurnya, api bisa dipadamkan berkat kerjasama para relawan sekitar pukul 05.00 WITA. Afe' mengatakan, api menyebar dengan cepat karena banyaknya bangunan dari kayu. Disdamkarmatan Kukar bersama relawan menemukan, Davi dalam keadaan tewas di balik reruntuhan kayu.
"Korban kemudian dievakuasi bersama kepolisian dan langsung dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 06.00 WITA," tutup Afe'. (moe)
Editor : Indra Zakaria