TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten ke-45 di Kecamatan Samboja Barat pada Senin (2/12) kemarin.
Momentum MTQ ini penting bagi Kukar untuk melakukan penguatan SDM khususnya di bidang keagamaan. Mengingat prestasi Kukar yang berhasil mempertahankan gelar juara umum MTQ di tingkat provinsi, hingga nasional.
Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Sekretaris Daerah Sunggono pada sambutannya berharap. Agar dewan hakim lebih serius dan optimis dalam mencari talenta-talenta baru di tiap cabang MTQ. Mengingat saat ini kebijakan nasional melarang para juara tingkat nasional untuk kembali berkompetisi di tingkat provinsi.
“Di Kukar sendiri terdapat sembilan orang yang berhasil meraih juara satu tingkat nasional tahun lalu. Sehingga tidak dapat berkompetisi di MTQ Provinsi tahun ini. Namun kami optimis regenerasi bisa membawa Kukar meraih juara umum ketujuh kali di tingkat provinsi,” ungkapnya.
Edi Damansyah, lanjut Sunggono, juga menekankan pentingnya pemusatan latihan atau Training Center (TC) untuk mempersiapkan para peserta MTQ dengan maksimal. Ia berharap LPTQ Kukar segera melaksanakan TC selama tiga bulan, melibatkan pelatih lokal, provinsi, hingga nasional. Jika perlu, kolaborasi dengan lembaga kompeten akan diupayakan untuk mendukung pelaksanaan TC secara optimal.
“Saya mendapat informasi bahwa strategi TC yang terstruktur, seperti Sembilan ahapan yang dilaksanakan sebelumnya, dapat membantu Kukar meraih gelar juara umum tahun ini. Peserta terbaik yang terpilih akan menjadi duta MTQ 2025 Kaltim,” lanjutnya.
Edi juga mengajak masyarakat Kukar untuk bersatu, menghilangkan perbedaan, dan bergandengan tangan demi membangun Kukar Idaman yang berkualitas lebih baik. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai bagian penting dalam hidup kita, laksanakan salat lima waktu di masjid, dan rutin membaca Al-Qur'an setiap hari. Dengan semangat ini, kita dapat menghadapi tantangan zaman dengan landasan iman yang kuat,” pungkasnya. (adv/moe)
Editor : Indra Zakaria