Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemkab PPU Siapkan Lahan Wisata Baru di Pantai Nipah-Nipah, Langkah Awal Dongkrak Ekonomi Lokal

Wawan • 2025-04-28 18:30:00

Photo
Photo

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mengakselerasi pengembangan kawasan wisata unggulan dengan mengambil langkah awal berupa persiapan pembebasan lahan di kawasan Pantai Nipah-Nipah. Langkah ini diharapkan membuka jalan bagi terbentuknya destinasi wisata baru yang mampu menarik arus wisatawan dan menggairahkan roda ekonomi masyarakat setempat.

Terletak di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, tepatnya di Kilometer 9, pantai ini menyimpan potensi alam yang belum tergarap maksimal. Lanskap yang menawan dan lokasi strategis menjadikan kawasan ini target prioritas dalam rencana pembangunan pariwisata daerah.

Menurut Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir, proses pembebasan lahan kini memasuki tahap awal penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPT), yang sudah dialokasikan dan tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024.

“DPT adalah dasar untuk menghitung estimasi kebutuhan lahan. Setelah itu, barulah kita bisa melangkah ke tahap appraisal, yakni penilaian atas nilai ganti rugi lahan,” ujar Muhajir, Senin (29/4).

Ia menyebutkan bahwa penyusunan DPT untuk Pantai Nipah-Nipah dikerjakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), mengingat mereka memiliki kewenangan teknis dalam pengelolaan sektor tersebut. Meski belum memegang dokumen final, Muhajir memastikan prosesnya sudah melalui tahapan asistensi dan terakomodasi dalam perubahan APBD.

“Untuk hasil akhir penyusunan DPT, silakan ditanyakan ke Disbudpar. Tapi yang jelas, prosesnya berjalan dan biasanya penyusunan seperti ini ada jadwal yang ditargetkan selesai,” jelasnya.

Adapun pelaksanaan pembebasan lahan secara konkret baru bisa dilakukan paling cepat tahun depan. Itu pun masih bergantung pada hasil akhir DPT dan kemampuan keuangan daerah.

“Kalau sudah tahu berapa luas dan nilai lahannya, baru bisa dihitung kebutuhan anggaran riilnya,” tambahnya.

Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa Pemerintah PPU serius dalam membangun sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi baru di tengah perkembangan wilayah dan posisi strategis PPU yang bersebelahan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). (kim/adv)

Editor : Wawan
#ADV PEMKAB PPU #pemkab ppu