SAMARINDA – Kanker payudara hingga kini masih menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan. Penyakit yang sering muncul tanpa gejala ini kerap baru terdeteksi ketika sudah mencapai stadium lanjut, sehingga menyebabkan tingginya angka kematian. Kesadaran akan pentingnya deteksi dini menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan perempuan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Pertemuan Rutin Bulanan yang dirangkaikan dengan Seminar Deteksi Dini Kanker Payudara bertema “Ayo SADARI (Periksa Payudara Sendiri)”, di Bapelkes Prov Kaltim, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, dr. Ika Gladies, yang memberikan edukasi langsung mengenai cara mengenali gejala awal dan teknik pemeriksaan payudara secara mandiri.
Dalam kesempatan tersebut Ketua DWP Provinsi Kaltim, Ny. Nurul Atika Ujang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kanker payudara merupakan penyakit yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia dan dunia.
“Ketika kanker terdeteksi pada tahap awal, peluang kesembuhannya jauh lebih tinggi. Karena itu, SADARI menjadi cara paling sederhana, murah, dan dapat dilakukan kapan saja untuk menyelamatkan nyawa,” jelasnya.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh pada kegiatan ini dapat mendorong para perempuan untuk lebih peka terhadap kondisi tubuhnya sendiri.
“Kami ingin setelah seminar ini, SADARI menjadi bagian dari rutinitas bulanan kita sebagai bentuk cinta terhadap diri sendiri, keluarga, dan masa depan,” tegasnya.
Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme yang tinggi serta bertanya dan mengikuti pemutaran video dan juga demonstrasi teknik pemeriksaan payudara yang benar.
Sebagai tindak lanjut, DWP Kaltim juga menyediakan layanan pemeriksaan deteksi dini kanker payudara serta cek kesehatan gratis di lobi Bapelkes. Peserta pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Melalui kegiatan edukatif ini, DWP Kaltim berkomitmen meningkatkan kesadaran perempuan terhadap bahaya kanker payudara dan pentingnya deteksi dini, demi mewujudkan perempuan yang lebih sehat dan berdaya. (ade/pt)
Editor : Indra Zakaria