Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemprov Kaltim Pastikan Porprov 2026 Tetap Digelar di Paser demi Jaga Ritme Prestasi Atlet

Indra Zakaria • 2026-01-19 10:15:00
BK Porprov cabor sepakbola yang digelar beberapa waktu lalu. ( FOTO: PSSI KALTIM/KPG)
BK Porprov cabor sepakbola yang digelar beberapa waktu lalu. ( FOTO: PSSI KALTIM/KPG)

 

PROKAL.CO- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur resmi menepis kabar simpang siur terkait penundaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, dipastikan bahwa ajang olahraga terbesar di Bumi Etam tersebut akan tetap dilaksanakan pada tahun 2026 dengan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah utama. Keputusan ini diambil sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet daerah.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menegaskan bahwa penundaan ke tahun 2027 bukanlah pilihan yang bijak. Jika jadwal digeser, dikhawatirkan pelaksanaan Porprov akan berbenturan dengan agenda Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON). Bentrokan jadwal tersebut dinilai sangat berisiko karena dapat mengganggu konsentrasi serta ritme persiapan atlet menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi di level nasional.

Berdasarkan rencana sementara, Porprov VIII diproyeksikan mulai bergulir pada November 2026. Pemerintah Kabupaten Paser pun telah menyatakan kesiapannya untuk menyambut para atlet dari seluruh penjuru Kalimantan Timur. Namun, suksesnya gelaran ini tidak hanya bertumpu pada kesiapan tuan rumah semata, melainkan juga sangat bergantung pada dukungan fiskal dari masing-masing kabupaten dan kota peserta.

Dispora Kaltim menyadari bahwa tantangan anggaran di setiap daerah menjadi faktor krusial yang harus segera dicarikan solusinya. Rasman mengingatkan bahwa tanpa komitmen penganggaran yang kuat dari pemerintah daerah, partisipasi peserta tidak akan optimal meskipun tahapan pra-kualifikasi telah dilakukan. Oleh karena itu, sebuah rapat koordinasi besar dengan Dispora seluruh kabupaten dan kota dijadwalkan akan digelar pada awal Februari mendatang untuk menyinkronkan data anggaran serta kesiapan kontingen.

Selain persoalan dana, ketersediaan fasilitas olahraga atau venue di Kabupaten Paser juga menjadi perhatian serius. Sebagai solusi dari keterbatasan infrastruktur, Pemprov Kaltim menerapkan kebijakan lokasi yang fleksibel. Jika terdapat cabang olahraga tertentu yang belum memiliki fasilitas memadai di Paser, maka pelaksanaannya dapat dialihkan ke daerah terdekat seperti Penajam Paser Utara, Balikpapan, atau Samarinda. Strategi ini diharapkan mampu menjamin seluruh pertandingan tetap berjalan sesuai standar tanpa harus membebani satu daerah saja.

Melalui kepastian jadwal ini, para atlet diharapkan dapat kembali fokus menjalani pemusatan latihan dengan tenang. Pemerintah Provinsi Kaltim berharap Porprov 2026 di Paser bukan hanya sekadar seremoni kompetisi, melainkan menjadi momentum kebangkitan prestasi olahraga daerah yang solid dan terencana dengan matang. (*)

Editor : Indra Zakaria