PROKAL.CO- Warga Desa Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, dikejutkan oleh peristiwa pembunuhan yang memilukan pada Minggu pagi. Seorang kakek lanjut usia berinisial AM (79) ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya sendiri setelah mendapat serangan senjata tajam. Ironisnya, pelaku penyerangan tersebut diduga kuat adalah cucu kandung korban sendiri yang baru beberapa hari bertamu ke rumah tersebut.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 08.00 WITA ketika suasana desa masih tergolong tenang. Menurut keterangan pihak keluarga, sesaat sebelum kejadian, korban sedang bersantai di dalam rumah sembari menonton tayangan di YouTube. Tanpa ada peringatan atau perselisihan yang terlihat sebelumnya, pelaku yang diketahui berinisial JH (26) tiba-tiba datang mendekat dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam. Serangan tersebut mengenai bagian leher korban yang mengakibatkan luka sangat parah hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Kepala Desa Pulau Sewangi, Syarifah Syaufiah, mengungkapkan bahwa pelaku sebenarnya bukan merupakan warga setempat. Berdasarkan data kependudukan, JH berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu dan selama ini menetap serta bekerja di wilayah Kecamatan Teluk Kepayang. Kedatangannya ke Desa Pulau Sewangi hanya untuk berkunjung ke rumah sang kakek, namun kunjungan tersebut justru berakhir dengan tragedi yang mengguncang pihak keluarga dan masyarakat sekitar.
Sesaat setelah kejadian, pihak keluarga dibantu warga setempat bergerak cepat mengamankan pelaku agar tidak terjadi amukan massa. Di tengah masyarakat, sempat muncul spekulasi bahwa pelaku melakukan tindakan nekat tersebut karena mengalami gangguan jiwa. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena masih memerlukan pemeriksaan medis dan psikologis yang mendalam dari pihak berwenang.
Kapolsek Alalak, Iptu Fakhri Safrizal Wiratama, menegaskan bahwa pelaku beserta barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolsek Alalak untuk proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif sebenarnya di balik aksi keji tersebut, termasuk menelusuri kebenaran informasi mengenai status kesehatan mental pelaku. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk dilakukan prosedur visum sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.(*)
Editor : Indra Zakaria