Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Hujan Kartu Merah di Milan: Permintaan Maaf Fabregas dan Amarah Allegri Warnai Hasil Imbang Rossoneri

Redaksi Prokal • 2026-02-20 06:00:00
Massimiliano Allegri sempat bertengkar dengan salah satu staf pelatih Como, yang membuat keduanya mendapat kartu merah.
Massimiliano Allegri sempat bertengkar dengan salah satu staf pelatih Como, yang membuat keduanya mendapat kartu merah.

MILAN – AC Milan harus rela berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Como dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di San Siro, Rossoneri nyaris menanggung malu sebelum Rafael Leao muncul sebagai penyelamat lewat gol penyeimbangnya.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, disiplinnya lini pertahanan Como yang dikomandoi kiper Jean Butez membuat upaya tuan rumah terus menemui jalan buntu. Keasyikan menyerang, Milan justru kecolongan pada menit ke-32. Gelandang muda berbakat, Nico Paz, melepaskan sepakan spekulasi dari luar kotak penalti yang gagal dihalau dengan sempurna oleh Mike Maignan. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Massimiliano Allegri melakukan sejumlah perubahan taktik untuk meningkatkan daya gedor. Hasilnya terlihat pada menit ke-64 ketika Rafael Leao memamerkan aksi individu berkelas. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, bintang asal Portugal itu melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas gawang yang membuat Jean Butez tak berkutik.

Laga sempat memanas di sisa waktu pertandingan. Christian Pulisic nyaris membalikkan keadaan, sementara Como mengancam melalui Jesus Rodriguez dan Alex Valle. Hingga masa tambahan waktu berakhir, skor 1-1 tetap tidak berubah. Hasil ini membuat Milan tertahan di posisi kedua dengan 54 poin, kini tertinggal 7 angka dari Inter Milan di puncak klasemen. Sementara bagi Como, satu poin ini mengokohkan posisi mereka di urutan keenam.

Laga ini juga diwarnai insiden panas di menit-menit akhir yang melibatkan staf kedua tim serta Massimiliano Allegri. Ketegangan tersebut bahkan berujung kartu merah bagi kedua belah pihak. Seusai laga, pelatih Como, Cesc Fabregas, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas perilaku tidak sportif yang sempat terjadi.

"Saya ingin meminta maaf. Saya melakukan sesuatu yang tidak saya banggakan. Sebagai pelatih, kami harus menjaga sikap," ujar Fabregas kepada DAZN Italia. Di sisi lain, Allegri menanggapi santai insiden tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari dinamika pertandingan demi membela pemainnya, Saelemaekers, yang sempat tersulut emosi.

Menariknya, di tengah persaingan sengit, Fabregas menyempatkan diri memberikan pujian setinggi langit bagi gelandang veteran AC Milan, Luka Modric. Meski telah menginjak usia 41 tahun, Modric dinilai masih menjadi dirigen permainan yang sulit dihentikan.

"Merupakan sebuah kehormatan melihat Modric bermain. Di usia 41 tahun, dia tetap tenang meski ditekan tiga sampai empat pemain sekaligus. Kontrol bolanya masih sempurna," puji Fabregas.(*)

Editor : Indra Zakaria