Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Melompat Jauh! Indeks SPBE Kaltim Tembus 4,13, Menuju Puncak Transformasi Digital Nasional

Indra Zakaria • 2026-02-20 07:00:00
Photo
Photo

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sukses mencatatkan pencapaian gemilang dalam transformasi digital pemerintahan. Hingga tahun 2025, Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kaltim meroket ke angka 4,13 dari skala 5. Angka ini menjadi bukti nyata kematangan tata kelola digital di Bumi Etam yang kini disejajarkan dengan jajaran provinsi terbaik di Indonesia.

Tren kenaikan ini tergolong sangat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Dimulai dari skor 2,91 pada 2023, kemudian naik menjadi 3,79 pada 2024, hingga akhirnya menembus angka 4,13. Prestasi ini merupakan buah manis dari sinergi kolektif seluruh perangkat daerah dalam mendigitalkan pelayanan publik dan birokrasi.

Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa esensi dari SPBE bukan sekadar memperbanyak aplikasi, melainkan menghadirkan dampak nyata bagi warga. Dalam Webinar Kelas Pembelajaran Pelayanan Publik yang digelar Rabu (18/2/2026), ia menekankan pentingnya kemudahan akses bagi masyarakat.

"Digitalisasi bukan hanya soal sistem, tetapi bagaimana publik merasakan kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan," tegas Sri Wahyuni.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa membangun pemerintahan digital adalah kerja maraton yang melibatkan infrastruktur, integrasi data, hingga perubahan pola pikir (mindset) SDM. Salah satu terobosan besar yang kini menjadi andalan adalah aplikasi SAKTI GEMAS.

Sebagai wujud nyata integrasi, Pemprov Kaltim menghadirkan super apps SAKTI GEMAS yang menghimpun 15 layanan perangkat daerah dalam satu pintu. Inovasi ini memangkas sekat birokrasi dan memastikan efisiensi pemanfaatan teknologi di lingkungan pemprov.

Meski indeks literasi digital Kaltim termasuk yang tertinggi secara nasional, Faisal mengakui bahwa tantangan utama saat ini adalah pemerataan akses telekomunikasi di seluruh wilayah. Oleh karena itu, selain membangun sistem, pemerintah terus memprioritaskan peningkatan literasi digital bagi para ASN agar selaras dengan konsep Smart Government.

Dengan capaian indeks 4,13 ini, Pemprov Kaltim semakin mantap memposisikan diri sebagai pionir reformasi birokrasi digital yang transparan, efisien, dan sepenuhnya berorientasi pada kepuasan masyarakat. (*)

Editor : Indra Zakaria