Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kaltim Aktif: Misi KORMI Ubah Gaya Hidup Menuju Masyarakat Bugar dan Bahagia

Redaksi Prokal • 2026-02-23 05:00:00

Photo
Photo

SAMARINDA – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur menabuh genderang perang terhadap gaya hidup kurang gerak (sedenter). Melalui inisiatif bertajuk "Kaltim Aktif", KORMI berambisi menyulap masyarakat Bumi Etam yang saat ini tercatat memiliki tingkat kebugaran memprihatinkan menjadi pribadi yang lebih sehat, bugar, dan produktif.

Program Kaltim Aktif merupakan manifestasi lokal dari Gerakan Indonesia Aktif yang dicanangkan secara nasional. Fokus utamanya bukan sekadar mencetak atlet prestasi, melainkan mengajak warga dari segala usia untuk kembali mencintai aktivitas fisik sebagai kebutuhan dasar.

"Sehat belum tentu bugar, tapi bugar pasti sehat dan gembira. Olahraga itu membuat kita sehat, bugar, sekaligus bahagia," tegas Wakil Ketua I KORMI Kaltim, Adnan Faridhan, dalam Dialog Publika di TVRI Kalimantan Timur.

Ambisi KORMI ini bukan tanpa alasan. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menyuguhkan potret buram kebugaran warga Kaltim; sebanyak 58 persen masyarakat berada dalam kategori buruk dan hanya 8 persen yang tergolong baik. Rendahnya aktivitas fisik ini menjadi pemicu utama meningkatnya penyakit tidak menular di wilayah tersebut.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman, Prof. Iwan M. Ramdan, menyoroti adanya transisi epidemiologi yang mengkhawatirkan. Menurutnya, perubahan pola hidup modern membuat masyarakat semakin malas bergerak.

"Aktivitas fisik sangat penting, bukan hanya untuk kebugaran fisik, tapi juga kesehatan psikologis. Kita perlu mengubah pola pikir, mulai dari kebiasaan sederhana seperti memperbanyak berjalan kaki," jelas Prof. Iwan.

Meski fokus pada olahraga kemasyarakatan, KORMI Kaltim memiliki taring di level nasional. Menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 di Sulawesi Tengah mendatang, Kaltim mematok target yang sangat ambisius. Setelah sukses menembus peringkat keempat pada FORNAS sebelumnya di NTB, Gubernur Kaltim kini menargetkan posisi juara umum.

Saat ini, KORMI Kaltim menaungi sekitar 60 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), mulai dari olahraga tradisional hingga olahraga kreasi modern. Adnan Faridhan menegaskan bahwa seluruh personel KORMI bekerja layaknya relawan olahraga yang memiliki misi sosial jangka panjang.

"Kita ingin masyarakat sadar, ayo gerak, ayo aktif. Jangan negatif thinking, bangun diri kita dengan pikiran dan tubuh yang sehat," pungkas Adnan. Melalui sinergi antara komunitas, akademisi, dan pemerintah, gerakan Kaltim Aktif diharapkan mampu menekan risiko penyakit kronis di masa depan sekaligus melahirkan masyarakat Kaltim yang lebih ceria. (*)

Editor : Indra Zakaria