SAMARINDA – Bagi masyarakat yang menetap di Kalimantan Timur, pemilihan kendaraan bukan lagi sekadar urusan estetika atau prestise. Kondisi geografis yang didominasi jalan tanah, jalur tambang, hingga akses perkebunan yang menantang membuat sistem penggerak empat roda (4x4) menjadi kebutuhan mendasar demi kelancaran aktivitas harian.
Nah, Pemprov Kaltim pun berencana mengadakan kendaraan dinas dengan spek wow, dengan harga Rp8,5 miliar. Jelas saja ini mobil mewah. Sekprov Sri Mulyani mengatakan bahwa kendaraan tersebut kini telah operasional untuk menunjang tugas gubernur. Ia menjelaskan bahwa pemilihan unit ini berkaitan erat dengan karakteristik wilayah Kaltim dan kebutuhan protokoler negara.
"Kalau sudah diadakan, berarti sudah ada. Artinya ada mobil yang bisa ke medan lapangan, juga bisa digunakan untuk fungsi lain, misalnya menjemput tamu karena tamu-tamu juga ke lapangan, ke IKN," ujar Sri Wahyuni saat memberikan klarifikasi terkait urgensi pengadaan tersebut.
Untuk diketahui, berdasarkan data Inaproc, kendaraan berjenis SUV hybrid ini memiliki spesifikasi teknis yang gahar, yakni mesin 2.996 cc bertenaga 434 HP dengan dukungan motor listrik dan baterai canggih. Kendaraan yang merujuk pada varian Range Rover 3.0 LWB Autobiography ini dikenal memiliki kenyamanan kelas satu dengan fitur jok pijat hingga suspensi udara.
KARAKTER WILAYAH
Karakter wilayah Kaltim yang unik menuntut spesifikasi kendaraan yang tidak sembarangan. Terlebih saat musim hujan tiba, banyak ruas jalan berubah menjadi kubangan lumpur tebal yang menjadi musuh bagi kendaraan biasa. Pengamat otomotif lokal Kaltim, Toni Hermawan, menegaskan bahwa kendaraan yang ideal untuk wilayah ini wajib memiliki kombinasi fitur tertentu.
"Kendaraan yang sesuai dengan karakter wilayah Kaltim umumnya memiliki sistem penggerak 4WD, ground clearance tinggi, mesin diesel bertorsi besar, serta sasis kuat," ujar Toni saat membedah kebutuhan mobilitas di Bumi Etam. Kombinasi tersebut dinilai krusial agar kendaraan tetap aman dan tangguh, baik di medan berat maupun untuk penggunaan rutin.
Di sektor produktif seperti pertambangan, perkebunan, dan konstruksi, jenis double cabin tetap menjadi raja jalanan. Model-model legendaris seperti Toyota Hilux, Mitsubishi Triton, Isuzu D-Max, hingga Ford Ranger telah lama dikenal tangguh menghadapi jalur berlumpur dan berbatu. Selain daya angkutnya yang besar, mobil-mobil ini dirancang untuk bekerja keras dalam durasi panjang dengan beban yang ekstrem.
Bagi keluarga yang membutuhkan kenyamanan namun tetap ingin memiliki performa tangguh, segmen SUV 4x4 seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, hingga Toyota Land Cruiser menjadi pilihan utama. Di sisi lain, pasar otomotif Kaltim kini mulai melirik pendatang baru seperti BAIC BJ40 Plus yang memang dirancang untuk off-road, sementara Suzuki Jimny tetap mempertahankan pesonanya sebagai mobil lincah di jalur hutan yang sempit.
Toni juga mengingatkan bahwa spesifikasi mesin saja tidak cukup. Penggunaan ban tipe mud terrain (MT) sangat disarankan untuk meningkatkan daya cengkeram di medan licin. Ia juga mengimbau para pengguna kendaraan di Kaltim untuk lebih disiplin. "Pengemudi diimbau rutin memeriksa sistem penggerak 4x4, kondisi rem, serta selalu membawa perlengkapan darurat saat melintas di jalur terpencil," tambahnya.
Pada akhirnya, ketangguhan mesin dan sistem penggerak di Kalimantan Timur bukan hanya soal performa di atas kertas, melainkan investasi penting bagi keselamatan dan kelancaran nadi ekonomi di wilayah yang penuh tantangan ini.(*)
Editor : Indra Zakaria