Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Menuju Kaltim Merdeka Sinyal: Pemprov Targetkan Seluruh Desa Terkoneksi Internet pada Juni 2026

Indra Zakaria • 2026-03-04 06:15:00

infografis
infografis

 

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memacu akselerasi transformasi digital hingga ke wilayah pelosok guna memastikan seluruh desa di Benua Etam terbebas dari keterisolasian informasi. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, pemerintah menargetkan pemasangan layanan internet desa gratis di seluruh wilayah akan tuntas sepenuhnya pada semester pertama tahun 2026.

Hingga akhir tahun 2025, capaian program ini menunjukkan progres yang sangat signifikan dengan 802 desa dari total 841 desa di Kalimantan Timur yang sudah terfasilitasi akses internet. Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mengungkapkan dalam jumpa pers di Ruang WIEK pada Senin (2/3/2026) bahwa saat ini hanya tersisa 39 desa yang menjadi fokus penyelesaian. Ia optimis bahwa sisa pekerjaan rumah tersebut dapat dituntaskan sebelum memasuki bulan Juli mendatang sehingga seluruh desa di Kaltim akan terkoneksi secara total.

Sebaran sisa pengerjaan ini mencakup 23 desa di Kutai Barat, delapan desa di Paser, lima desa di Kutai Kartanegara, dua desa di Kutai Timur, dan satu desa terakhir di Kabupaten Berau. Faisal mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi tim di lapangan bukan sekadar persoalan teknis komunikasi, melainkan ketersediaan daya listrik permanen di lokasi. Beberapa desa yang belum terjangkau umumnya belum memiliki aliran listrik yang stabil, sehingga penggunaan energi alternatif seperti tenaga surya, tenaga air, hingga genset menjadi solusi sementara agar perangkat internet tetap bisa beroperasi.

Dalam mengimplementasikan program ini, pemerintah menggunakan berbagai moda transmisi mulai dari fiber optik yang dikenal paling stabil, hingga jaringan seluler dan satelit untuk menjangkau area terpencil yang sulit ditembus kabel. Dengan kolaborasi bersama berbagai penyedia layanan seperti Telkom Indonesia, Telkomsel, hingga Telkomsat, Pemprov Kaltim berkomitmen bahwa hambatan geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi warga desa untuk mendapatkan hak akses informasi yang setara demi mendukung pertumbuhan ekonomi digital di masa depan. (*)

Editor : Indra Zakaria