LAS VEGAS — Butuh waktu sebelas tahun bagi Charles "Do Bronx" Oliveira untuk membalaskan dendam masa lalunya, dan ia melakukannya dengan cara yang paling manis di T-Mobile Arena, Las Vegas. Dalam laga ulang yang telah lama dinanti pada tajuk utama UFC 326, Oliveira sukses merampas sabuk BMF dari genggaman Max Holloway melalui kemenangan angka mutlak yang dominan.
Pertemuan ini bukan sekadar perebutan gelar simbolis, melainkan misi penebusan pribadi bagi Oliveira. Mundur ke Agustus 2015, petarung asal Brasil ini harus menelan pil pahit kalah TKO di ronde pertama akibat cedera saat pertama kali bersua Holloway. Namun malam tadi, Oliveira (37-11 MMA) membuktikan bahwa waktu telah menempanya menjadi petarung yang jauh lebih lengkap.
Kemenangan ini tidak hanya membawa pulang sabuk BMF, tetapi juga menempatkan Oliveira di jajaran elit sejarah UFC. Ia resmi menjadi petarung kedua dalam sejarah organisasi yang berhasil mengoleksi 25 kemenangan di dalam oktagon, sebuah pencapaian yang mempertegas statusnya sebagai legenda hidup.
"Banyak yang mengira karier saya sudah tamat sebagai penantang gelar setelah kekalahan dari Ilia Topuria pada Juni lalu," ungkap seorang analis MMA menanggapi performa Oliveira. Namun, dengan sabuk BMF yang kini melingkar di pinggangnya, peta persaingan di kelas ringan 155 pon kembali bergejolak. Oliveira memaksa dunia untuk kembali memperhitungkannya dalam bursa calon juara dunia.
Sepanjang pertarungan, Oliveira tampil sangat metodis, meredam agresivitas "Blessed" dengan kombinasi grappling yang menyesakkan dan serangan berdiri yang presisi. Holloway (27-9 MMA), meski menunjukkan ketangguhan luar biasa, tidak mampu keluar dari tekanan konstan yang diberikan oleh sang raja kuncian.
Kemenangan epik ini langsung memicu ledakan reaksi di media sosial X (dahulu Twitter). Para petarung papan atas hingga penggemar fanatik memberikan penghormatan bagi kegigihan Oliveira yang menolak untuk menyerah pada usia dan kritik.
Kini, dengan status sebagai jawara BMF, "Do Bronx" berdiri tegak menanti tantangan berikutnya. Apakah ia akan mengejar laga ulang melawan Topuria untuk menuntaskan rasa penasaran gelarnya, atau justru menunggu pemenang di ajang UFC Gedung Putih mendatang? Satu yang pasti, Charles Oliveira telah kembali ke takhta tertinggi.(*)
Editor : Indra Zakaria