Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Inggris Tegaskan Menolak Bergabung dalam Operasi Militer terhadap Iran

Redaksi Prokal • 2026-03-10 05:01:05

PM Inggris Keir Starmer.
PM Inggris Keir Starmer.

LONDON – Pemerintah Inggris secara resmi menyatakan sikap untuk tidak terlibat dalam tindakan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah. Pernyataan tegas ini menandakan pergeseran signifikan dalam kebijakan luar negeri London terhadap sekutu tradisionalnya di tengah meningkatnya tensi konflik dengan Iran.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, memberikan pernyataan keras terkait situasi yang berkembang. Ia menilai bahwa langkah-langkah agresif yang diambil saat ini justru semakin memperburuk stabilitas di kawasan yang sudah sangat rentan. PM Keir secara terbuka mengkritik keterlibatan kepemimpinan Amerika Serikat dalam eskalasi tersebut.

“Donald Trump telah menjerumuskan Timur Tengah ke dalam kekacauan. Kami akan menjunjung tinggi etika, apa pun tekanannya,” tegas PM Keir dalam keterangannya di London.

Inggris menekankan bahwa prioritas mereka saat ini adalah menjunjung tinggi hukum internasional dan menjaga integritas etika dalam berpolitik luar negeri. London menilai tindakan agresi yang berlangsung tidak memiliki dasar legal yang kuat dan berisiko memicu perang yang lebih luas di kawasan tersebut.

Sikap Inggris ini menunjukkan komitmen untuk menempuh jalur diplomasi dan de-eskalasi sebagai solusi utama. Pemerintah Inggris berkomitmen untuk tetap berpegang pada prinsip keadilan dan tidak akan tunduk pada tekanan politik dari pihak manapun yang ingin memperluas medan perang di Timur Tengah. (*)

Editor : Indra Zakaria