Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

38 Desa di Kaltim Kini Menikmati Listrik PLN

Redaksi Prokal • 2026-03-10 13:00:00

Ilustrasi lampu.
Ilustrasi lampu.

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pemerataan akses energi di wilayah pedesaan. Dalam satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, sebanyak 38 desa baru berhasil terhubung dengan jaringan listrik PLN.

Pencapaian ini merupakan hasil nyata dari pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) tahun anggaran 2025–2026. Program tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan PLN untuk memperluas jangkauan energi hingga ke wilayah terpencil dan terluar.

Berdasarkan data terbaru, dari total 1.038 desa di seluruh Kalimantan Timur, jumlah desa yang telah menikmati layanan listrik PLN meningkat drastis. Sebelumnya, tercatat ada 928 desa yang sudah teraliri listrik, sementara 110 desa lainnya masih bergantung pada sumber listrik non-PLN. Dengan masuknya aliran listrik ke 38 desa baru sepanjang satu tahun terakhir, kini jumlah desa yang belum teraliri listrik PLN menyusut menjadi 72 desa.

Pemerintah Provinsi Kaltim optimistis bahwa rasio desa berlistrik PLN di Benua Etam dapat mencapai 100 persen pada tahun 2027 mendatang. Program Lisdes dipandang bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.

Hadirnya aliran listrik yang stabil diharapkan mampu memicu pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat di desa. Selain itu, akses terhadap pendidikan yang lebih baik, layanan kesehatan yang lebih mumpuni, serta keterbukaan terhadap teknologi informasi kini menjadi kenyataan bagi ribuan warga desa yang sebelumnya masih terisolasi dari jaringan energi nasional. (*)

Editor : Indra Zakaria