TARAKAN – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Utara, khususnya pengguna jasa penyeberangan lintas Tarakan-Sebawang (Tana Tidung). Kapal Motor Penumpang (KMP) Manta dipastikan segera kembali beroperasi pekan ini setelah menyelesaikan proses perawatan rutin atau docking di Balikpapan.
Kepala Perwakilan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Lintasan Tarakan, Abd Gafur, mengonfirmasi bahwa kapal tersebut telah menyelesaikan proses undocking pada Senin pagi. "Insya Allah pekan ini kembali ke lintasan Tarakan. Jika tidak ada kendala, segera kembali melayani penumpang untuk angkutan Lebaran nanti," ungkap Gafur.
Kembalinya KMP Manta membawa penyegaran pada sisi fasilitas. ASDP kini telah memasang kanopi permanen di dek paling atas kapal. Penambahan ini bertujuan agar penumpang tetap merasa nyaman dan terlindungi dari terik matahari maupun guyuran hujan tanpa harus terburu-buru mencari tempat berteduh di dek bawah.
Terkait biaya perjalanan, Abd Gafur memberikan sinyal akan adanya penyesuaian tarif penyeberangan sebesar 15 hingga 20 persen. Namun, ia menegaskan bahwa kenaikan ini tidak akan diberlakukan selama masa puncak mudik. "Penyesuaian tarif kemungkinan berlaku setelah angkutan Lebaran, sekitar tanggal 4 atau 6 April mendatang," jelasnya.
Dalam skema tarif baru tersebut, terdapat kebijakan yang menguntungkan pengguna sepeda motor. Penumpang yang berboncengan nantinya hanya perlu membayar tarif untuk kendaraan dan satu pengendara saja, sementara penumpang yang dibonceng tidak akan dikenakan biaya tambahan.
Pihak ASDP juga mengingatkan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kapasitas KMP Manta dibatasi maksimal untuk 202 penumpang dan sekitar 16 unit kendaraan. Selain KMP Manta, ASDP Tarakan juga menyiagakan KMP Manta II untuk rute Nunukan dan Sebatik, serta KMP Julung-Julung untuk lintasan perintis menuju Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Bagi masyarakat yang ingin mudik, tiket kini sudah dapat dipesan secara daring melalui situs resmi trip.ferizy.com guna memastikan ketersediaan kuota dan kenyamanan saat keberangkatan. (*)
Editor : Indra Zakaria