Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pantauan Real-Time: 114 CCTV dan Command Center BBPJN Kaltim Siap Kawal Mudik Lebaran 2026

Redaksi Prokal • Senin, 16 Maret 2026 - 21:45 WIB

PANTAU: Command Center BBPJN Kaltim siap memantau arus perjalanan.(IST)
PANTAU: Command Center BBPJN Kaltim siap memantau arus perjalanan.(IST)

PROKAL.CO- Langkah modern diambil Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur dalam menjamin kelancaran arus mudik tahun ini. Sebuah fasilitas Command Center resmi dioperasikan untuk memantau pergerakan kendaraan secara terintegrasi di seluruh wilayah strategis Kalimantan Timur, mulai dari jalur lintas provinsi hingga area Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sistem pemantauan ini didukung oleh 114 titik kamera pengawas (CCTV) yang telah terpasang di lokasi-lokasi krusial. Sebaran titik pantau tersebut mencakup ruas jalan nasional utama, jalur fungsional Jalan Tol IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, hingga jalur-jalur di perbatasan wilayah Kaltim. Dengan teknologi ini, petugas dapat mengidentifikasi potensi kemacetan atau gangguan jalan secara real-time.

Koordinator Command Center BBPJN Kaltim, Yudha Sandy Utama, menjelaskan bahwa fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan internal, tetapi juga sebagai pusat informasi bagi publik. Pihaknya berencana menggandeng media lokal untuk melakukan live report secara berkala guna memberikan gambaran kondisi lalu lintas terkini kepada masyarakat yang tengah melakukan perjalanan.

"Ke depan, kami akan menginformasikan kondisi arus lalu lintas pada ruas jalan nasional maupun ruas fungsional Tol IKN agar masyarakat bisa merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik," ujar Yudha Sandy Utama.

Dukungan penuh juga datang dari Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana. Ia menegaskan bahwa keberadaan Command Center merupakan wujud komitmen instansi dalam meningkatkan pelayanan informasi publik. Dengan data yang akurat dan cepat, diharapkan para pemudik dapat menghindari titik-titik kepadatan, sehingga perjalanan menuju kampung halaman maupun kawasan IKN dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. (*)

Editor : Indra Zakaria