PROKAL.CO, SAMARINDA - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini mengacu pada Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.
Dalam keterangan resminya, PWM Kalimantan Timur tidak hanya menyampaikan jadwal Idulfitri, tetapi juga mengimbau umat Islam untuk mengedepankan sikap toleransi dalam menyambut hari kemenangan.
“Warga Muhammadiyah diharapkan tetap menjaga kesederhanaan serta menunjukkan penghormatan kepada kaum muslimin yang masih menjalankan ibadah puasa di hari terakhir Ramadan,” demikian isi rilis yang disampaikan oleh Sekjen PW Muhammadiyah Kaltim H Amir Hadi, Kamis (20/3/2026).
Selain itu, Muhammadiyah Kaltim juga memastikan pelaksanaan Shalat Idulfitri akan digelar secara serentak di 76 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Lokasi salat meliputi masjid, lapangan, hingga ruang terbuka yang telah ditetapkan oleh masing-masing pimpinan daerah Muhammadiyah.
Momentum Idulfitri, menurut PWM Kaltim, seharusnya dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Umat Islam diajak menjadikannya sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, serta meningkatkan komitmen dalam pengabdian kepada masyarakat dan kemanusiaan.
Tak kalah penting, Muhammadiyah juga mengajak umat untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah dan menebarkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. “Pada hari yang fitri ini, marilah kita kembali kepada kesucian, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta terus menebar kebaikan bagi sesama,” lanjut pernyataan tersebut.
Di akhir rilisnya, PWM Kalimantan Timur menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh umat Islam. “Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” tutup H Amir Hadi. (*)
Editor : Indra Zakaria