TARAKAN - Hingga saat ini warga RT 04 Kelurahan Karang Harapan masih berharap adanya peremajaan drainase. Hal tersebut disebabkan karena kondisi drainase yang terlihat sangat memprihatinkan. Buruknya drainase tersebut membuat air tidak dapat mengalir dengan baik. Akibatnya saat terjadi hujan banyak air yang mengenang dan tidak dapat mengalir seluruhnya.
Diketahui kondisi drainase tersebut telah terjadi sejak 5 tahun lalu. Ketua RT 04 Lorensius menerangkan, meski drainase pada jalan tersebut sudah dilakukan penggalian, namun drainase tersebut tetap ditumbuhi rumput karena tidak ada semenisasi. Selain itu jika terjadi hujan tanah pada pinggiran drainase kembali turun sehingga membuat lubang drainase kembali dangkal.
"Kami sering kerja bakti mengali drainase ini tapi tidak beberapa lama kembali tumbuh dan tanah pinggiran drainase kembali turun," tuturnya.
Dikatakannya, ia berencana untuk melakukan penyiringan pada bukit sehingga erosi tanah pada saat hujan dapat tertahan dari siringan tersebut. Meski begitu, ia mengaku masih mencari waktu yang pas untuk menjadwalkan agenda tersebut. Mengingat sebagian warganya memiliki kesibukan yang padat.
"Saya berencana mau melakukan kerja bakti membuat siring untuk menahan tanah dari gunung cuma masih cari waktu yang pas. Karena orang di sini susah punya waktu kerja bakti," tuturnya.
Lorensius menerangkan ia pernah mengajukan peremajaan drainase kepada kelurahan setempat. Namun hingga saat ini pengajuan tersebut belum mendapatkan tanggapan. Ia berharap semoga pemerintah dapat memberi bantuan untuk melakukan pelebaran pada jalan tersebut.
"Saya sudah pernah menjukan ini. Tapi yah tahu sendiri lah. Jadi saya sudah malas tanya-tanya lagi. Mudahanlah pemerintah bisa melihat ini dan kami berharap drainase di sini bisa diperbaiki," pungkasnya. (*/zac/udn)
Editor : anggri-Radar Tarakan