Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Uang Tunai dan Keperluan Bayi Paling Dibutuhkan

anggri-Radar Tarakan • 2021-10-28 14:37:12
Photo
Photo

TARAKAN - Bantuan masyarakat kepada korban kebakaran terus mengalir. Namun bantuan berupa uang tunai, keperluan bayi, keperluan perempuan dewasa dan makanan paling dibutuhkan para korban yang sebagian telah diungsikan ke Aula Kelurahan Sebengkok, Tarakan Tengah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Ahmadi Burhan mengatakan partisipasi masyarakat dalam membantu korban kebakaran sangat tinggi. Bantuan masih terus mengalir ke posko yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Sebengkok.

“Kenapa kami kasihkan di Kantor Kelurahan Sebengkok, supaya masyarakat bisa mengakses bantuan mereka. Kami juga ingin agar bantuan ini lebih transparan,” ucapnya, Selasa (26/10).

Dikatakan Ahmadi, sesuai arahan Wali Kota, bantuan tersebut akan berjalan satu pintu dan akan dimanfaatkan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu, posko penanganan kebakaran hanya diletakkan pada satu tempat agar bantuan lebih terarah. “Sementara ini sudah masuk bantuan dalam bentuk sembako, bahan pokok termasuk kebutuhan pakaian anak, popok dan sebagainya. Harapan kami bantuannya uang tunai, karena ini kita bagi langsung kepada korban,” tuturnya.

BPBD berharap bantuan dari masyarakat mengutamakan kebutuhan pokok dan uang tunai bagi korban kebakaran. “Sementara tiga hari (layanan donasi), nanti dilihat berdasarkan situasi,” tambahnya.

Ketua Baznas Tarakan, Syamsi Sarman mengatakan bahwa sejak kejadian kebakaran, pihaknya menyiapkan 500 kotak nasi yang diberikan kepada korban kebakaran, petugas PMK, Satpol PP-PMK dan petugas terkait yang bertugas memadamkan api dan pengawalan terhadap korban kebakaran.

Sedang di hari pertama sampai hari Jumat (29/10) nanti para korban disediakan 300 kotak makanan yang diberi pada pagi, siang dan malam. “Dari Pemkot belum ada ketetapan tanggap bencana. Biasanya seminggu atau dua minggu. Sambil menunggu keputusan itu, kami amankan tiga hari dulu. Kalau nanti diputuskan seminggu, ya kami lanjut,” ujar Syamsi, Rabu (27/10).

Makanan yang disistribusikan merupakan makanan yang diberi pada rumah makan yang ada di Tarakan. Hanya, tidak seluruhnya merupakan anggaran dari Baznas, namun ada pula donasi masyarakat.

Sementara ini, Baznas hanya dapat memberikan bantuan makanan kepada para korban, sambil mendata kebutuhan korban kebakaran seperti pakaian dalam, sikat gigi, odol, sabun, peralatan mandi lainnya, kebutuhan wanita seperti pembalut dan kebutuhan anak bayi seperti popok dan susu. Sedang bagi pelajar yang menjadi korban kebakaran, juga disediakan seragam oleh Baznas Tarakan.

“Ada 50-an anak sekolah mulai dari TK sampai SMA itu sudah kami data. Yang bajunya terbakar dan tidak sempat diselamatkan itu kami ganti,” jelasnya.

“Hari ini peralatan bayi, perlengkapan pakaian dalam perempuan dan laki-laki, peralatan mandi, bahkan ada tempat tidur bayi. Sudah kami siapkan,” sambungnya.

Dikatakan Syamsi, masyarakat Tarakan sangat peduli. Sehingga meski pihaknya tidak membuka layanan donasi, namun pihaknya telah menerima beberapa bantuan dari masyarakat. (shy/lim)

 

 

 

 

Editor : anggri-Radar Tarakan