Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Dari 400-an Usulan di Musrenbang, Hanya 14 Usulan yang Jadi Prioritas

Indra Zakaria • 2024-02-07 17:15:00
MUSRENBANG KECAMATAN: Hasil musrenbang Kecamatan Nunukan, ada 14 prioritas usulan ke musrenbang kewilayahan.
MUSRENBANG KECAMATAN: Hasil musrenbang Kecamatan Nunukan, ada 14 prioritas usulan ke musrenbang kewilayahan.

 

 Dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Nunukan, setidaknya ada 14 usulan prioritas yang harus disampaikan ke musrenbang kewilayahan.

Itu disampaikan Camat Nunukan, Bau Syahril usai melaksanakan musrenbang pekan lalu. Dirinya mengaku, usulan yang masuk di kecamatan 400 usulan dari 4 kelurahan dan 1 desa.

“Itu usulan dari musrenbang desa dan kelurahan, jadi kita minta bantuan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Nunukan mengusulkan 30 usulan,” ujar Bau ketika dikonfirmasi. 

Pada akhirnya setelah mendengar seluruh usulan, didapatkan 14 usulan prioritas, meski sejatinya pihaknya sedikit kesulitan memenuhi 14 usulan. Usulan itulah yang nantinya harus menjadi usulan prioritas yang disampaikan ke musrenbang kewilayahan.


Bau pun menjelaskan, 14 usulan Bappeda Litbang tersebut, 4 di antaranya yang menjadi prioritas Kecamatan Nunukan yaitu pembangunan sekolah di desa Binusan, normalisasi embung, melakukan rehab pada kantor kelurahan Nunukan Barat, normalisasi sungai di Nunukan Timur.

“Ya, akan ada pembangunan sekolah SMK/SMA di desa Binusan, kemudian normalisasi embung yang saat ini sudah mendangkal daya tampung airnya berkurang, kemudian kalau rehabilitasi pada kantor kelurahan Nunukan Barat itu juga memang harus, karena kantornya sudah tidak layak kemudian normalisasi sungai yang ada di wilayah Nunukan Timur, itu karena sering hujan bersamaan air pasang jadinya meluap,” jelas Bau.

Dalam hal pembangunan sekolah di desa Binusan, dipicu dengan sistem zonasi dan ada beberapa anak-anak di Binusan, yang tidak terakomodir di SMK, SMA 1 dan 2. Apalagi, melihat pertumbuhan penduduk semakin bertambah juga, hingga akhirnya memutuskan untuk membangun sekolah dengan lahan yang disediakan oleh kepala desa.

Usulan itu dipastikan senada dengan tema musrenbang peningkatan produktivitas unggulan daerah dan peningkatan daya saing sumber daya manusia Kabupaten Nunukan.

“Karena musrenbang adalah salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan, tentu tujuannya untuk mengakomodir usulan kegiatan dimana masyarakat saling bertemu mendiskusikan masalah yang mereka hadapi, nantinya usulan tersebut diputuskan dan itulah bentuk prioritas desa dan kecamatan. Semoga ini terakomodir dengan baik dan tidak ada kendala,” harapnya mengakhiri. (raw/lim)

 
Editor : Indra Zakaria
#nunukan