Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dari 7 Daerah Se-Indonesia, 1 Daerah di Bulungan Jadi Percontohan Swasembada Pangan,

Indra Zakaria • Jumat, 21 Februari 2025 - 18:00 WIB
ilustrasi padi
ilustrasi padi

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Transmigrasi RI pada tahun ini merencanakan untuk membuat percontohan kawasan swasembada pangan di tujuh daerah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Transmigrasi Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Utara (Kaltara), Denny Prayudi kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

“Dalam mendukung Asta Cita Presiden, khususnya mewujudkan swasembada pangan, transmigrasi ini sangat berperan,” ujar Denny.

Seperti di Kabupaten Bulungan, saat ini menjadi salah satunya daerah yang direncanakan Kementerian Transmigrasi untuk dijadikan percontohan swasembada pangan di Indonesia.

“Itu ada tujuh lokasi se-Indonesia, satunya ada di Kaltara. Itu lokasinya di kawasan transmigrasi Salimbatu, Bulungan. Nah, itu di Tanjung Buka,” sebutnya.

Denny menyebutkan, Salimbatu, Bulungan ini menjadi salah satu rencana lokasi percontohan swasembada pangan bersama dengan daerah lainnya, yakni Petata di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Belitung di OKU Timur, Telang di Banyuasin, Barito Kuala, Mesuji di Lampung, serta Salore di Maraoke.

Terhadap hal ini, Denny mengaku bahwa daerah akam memberikan dukungan dengan berbagai cara. Dari Disnakertrans Kaltara, salah satunya dengan menghibahkan motor roda tiga untuk distribusi pangan di kawasan transmigrasi ini.

“Kemudian dari PU (DPUPR-Perkim Kaltara) juga sudah memberi bantuan tanggul keliling. Karena Tanjung Buka ini daerah pasang surut, sehingga dibuatkan tanggul. Termasuk dari BWS (Balai Wilayah Sungai) juga membantu membuat tanggul keliling,” sebutnya. 

Artinya, telah dilakukan integrasi penyelenggaraan transmigrasi mulai dari pusat sampai ke daerah untuk mendukung rencana ini. Termasuk juga di dalamnya melibatkan stakehoulder dari eksternal, di antaranya melalui program CSR dari perusahaan.

“Jadi banyak hal yang sudah kita lakukan. Kita libatkan semuanya dengan konsep pentahelix (kolaborasi 5 unsur subjek, yaitu akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media,” pungkasnya. (iwk/har)

 

 
 
 

 

Editor : Indra Zakaria