TANJUNG SELOR – Pertunjukan topeng monyet kini mudah ditemui di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Hal itu pun dimanfaatkan sebagian warga sebagai sarana hiburan. Pertunjukannya mudah ditemui di akhir pekan.
Monyet terlatih itu pun manut, dan memperagakan gerakan layaknya manusia.
Radar Tarakan pun sempat melihat secara langsung aksi pertunjukan topeng monyet itu. Para penikmatnya dibuat tertawa. Tak lain, itu dikarenakan tingkah yang ditunjukkan monyet itu sendiri.
Dalam sekali pertunjukan durasinya tidaklah lama. Para penikmatnya pun harus rela berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya.
Sang pawang juga semakin lihai memberi perintah terhadap sang monyet. Mulai dari gaya berkendara sepeda motor, mengenakan topeng hingga peragaan sembahyang pun bisa dilakukannya.
Usai beraksi, sang monyet secara spontan meminta sejumlah uang ke ke penonton. "Ini uangnya, monyet lucu!" ujar Anik, salah seorang penonton kemudian memberi sang monyet uang.
“Jarang-jarang melihat topeng monyet aksi seperti ini. Biasanya lihat di TV. Dan saat melihat langsung ini, ternyata memang lucu sekali monyetnya,” ujarnya.
Pertunjukan topeng monyet juga dapat dijumpai di India, Pakistan, Thailand, Vietnam, Tiongkok, Kamboja, Jepang, dan Korea.
Pertunjukan ini melibatkan seorang pawang yang melatih monyet untuk melakukan berbagai aktivitas yang meniru tingkah laku manusia, misalnya mengenakan pakaian, berdandan dan pergi belanja.
Di Indonesia biasanya adalah spesies Macaca Fascicularis atau biasa disebut juga crab eating monkey atau long tailed monkey.
Monyet yang melakukan atraksi diiringi dengan musik yang dimainkan olah satu atau beberapa orang. Alat musik yang dimainkan biasanya berupa gendang kecil. Pertunjukan ini dimainkan secara berkeliling dari satu tempat ke tempat lain di daerah kawasan permukiman. Penontonnya kebanyakan anak-anak. Kegembiraan anak-anak ini menjadi rezeki bagi rombongan topeng monyet. (omg/lim)
Editor : anggri-Radar Tarakan