Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Berikan Wawasan Dalam Proses Percetakan Koran

anggri-Radar Tarakan • 2020-01-03 13:43:38
SILATURAHMI: Pimpinan perbankan saat melihat langsung percetakan Radar Tarakan di Gedung Silver, Kamis (2/1).
SILATURAHMI: Pimpinan perbankan saat melihat langsung percetakan Radar Tarakan di Gedung Silver, Kamis (2/1).

TARAKAN – Kunjungan Kepala KantorPerwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kaltara,Hendik Sudaryanto bersama seluruh pimpinan perbankan di Kota Tarakan yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah Kaltara, Kamis (2/1) disambut hangat oleh Direktur Radar Tarakan Anthon Joy, beserta manajemen Radar Tarakan.

Kunjungan ini merupakan upaya menjalin silaturahmi dan meningkatkan koordinasi antara Radar Tarakan dengan KPw BI Kaltara bersama seluruh perbankan di Tarakan di awal tahun 2020.

“Selain bersilaturahmi dengan pimpinan Radar Tarakan langsung, beserta jajarannya, kita juga ingin melihat proses cetak koran Radar Tarakan yang merupakan media terbesar di Kaltara, mulai proses terbitnya koran, dari berita sampai terdistribusi ke pembaca. Selama ini Radar Tarakan sudah bersinergi dengan KPw BI Kaltara dan perbankan,” tuturnya.

Sebagai media yang sudah bersinergi dengan KPw BI Kaltara dan perbankan, informasi yang didapatkan terkait proses terbitnya koran hingga sampai ke pembaca merupakan informasi yang memberikan tambahan wawasan bagi dirinya dan seluruh pimpinan perbankan yang berkunjung.

“Dari penjelasan Pak Joy, Direktur Radar Tarakan makin menambah wawasan kami bahwa proses koran Radar Tarakan sampai berada di tangan kami membutuhkan rangkaian kegiatan dari perolehan berita, membuat master berita, mencetak melalui mesin cetak yang berharga mahal dengan bahan bahan cetak yang didatangkan dari luar Tarakan (kertas, plat cetak, komponen lainnya) pada dini hari sampai sebelum matahari terbit,” ujarnya.

“Di mana proses tersebut dilakukan saat kami masih nyenyak tidur untuk selanjutnya didistribusikan ke pelanggan dan masyarakat umum,” sambungnya.

Dirinya menilai apa yang dilakukan Radar Tarakan selama ini dalam menjalani usaha sebagai koran cetak harian tidaklah mudah. Karena membutuhkan kompetensi, sinergi serta biaya yang tidak kecil untuk menghasilkan koran yang ada di tangan kami.

“Terkait perkembangan teknologi digital yang semakin mudah orang mengakses informasi secara umum, tentu akan berdampak pada eksistensi koran konvensional, sehingga dibutuhkan inovasi dan strategi agar koran konvensional tetap menarik, sehingga masyarakat tetap merasa membutuhkan koran,” ujarnya.

Namun begitu, dirinya menilai untuk wilayah Kaltara peluang koran tetap eksis masih terbuka lebar, mengingat masyarakat masih banyak yang perlu berdaptasi terhadap perkembangan digital dan Radar Tarakan sendiri juga sudah mengantisipasi terkait perkembangan digital dengan produk e-Newspaper Radar Tarakan.

“Harapan kami terhadap Radar Tarakan, bisa menjadi koran yang diminati beritanya oleh masyarakat Kaltara, tetap kritis tetapi membangun dan memberikan pengkayaan literasi dan wawasan kepada masyarakat Kaltara,” jelasnya. (jnr/eza)

Editor : anggri-Radar Tarakan
#bi #perbankan