TANA TIDUNG - Akhirnya masyarakat Kabupaten Tana Tidung memiliki Alun- Alun Tugu Kehidupan yang saat ini ramai dikunjungi karena cocok untuk lokasi bersantai.
Menyikapi hadirinya fasilitas tersebut. Ketua Komisi III DPRD KTT Hanafi mengaku bangga karena pemerintah telah banyak membangun tempat-tempat rekreasi dan taman, termasuk alun-alun kota yang kini menjadi ikon baru bagi kabupaten termuda di Kaltara.
“Kita sebagai warga KTT harus bangga,” kata Hanafi.
Namun ia mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah.”Jangan sebaliknya dirusak,” ujarnya.
Bahkan ia berharap ke depan, alun-alun yang dibangun bisa seperti di Kota Jogjakarta yang dikelola dengan baik, ditata dan disediakan lokasi wisata kuliner. .
“Saya yakin alun-alun ke depan semakin ramai jika semua itu dilakukan, sekarang aja sudah ada UMKM tinggal dikelola dengan baik insyaallah ke depan ini akan menjadi kebanggaan warga KTT," pungkasnya.
Sementara salah seorang pengunjung, Ayu (35) mengaku sudah hampir berapa bulan berkerja di rumah karena Covid-19. Ia merasa jenuh terlalu lama diam di rumah, sehingga memilih menikmati fasilitas alun-alun yang baru saja dibuat pemerintah.
"Alun-alun ini kan baru saja, jadi tempatnya asyik. Tiap pagi dan sore hari saya di sini untuk olahraga. Kalau malam nongkrong di sini asyik selama Covid-19 jarang keluar rumah makanya sekrang cari tempat hiburan," kata Ayu.
Sementara Willy (34), warganya lainnya mengapresiasi pemerintah yang telah menyediakan beberapa tempat sampah di Alun-Alun Tugu Kehidupan. Karena dengan adanya tempat sampah, masyarakat bisa menjaga taman selalu bersih. .
"Pemerintah tanggap dengan menyediakan tempat sampah, jika tidak disediakan takutnya warga buang sampah sembarang. Kalau ada tempat sampah insyaallah kebersihannya akan terjaga," jelasnya.(*/rko/ana)
Editor : anggri-Radar Tarakan