Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Percepat Vaksinasi Targetkan 2.025 Orang

anggri-Radar Tarakan • Sabtu, 19 Juni 2021 - 17:51 WIB
VAKSIN COVID-19: Pemprov Kaltara kembali mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 1.340 vial untuk percepatan vaksinasi di daerah.
VAKSIN COVID-19: Pemprov Kaltara kembali mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 1.340 vial untuk percepatan vaksinasi di daerah.

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara kembali mendapatkan alokasi vaksin  sebanyak 1.340 vial. Tambahan ini untuk mempercepat pelaksanaan vaksin di wilayah Kaltara.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, vaksin yang datang kemarin merupakan alokasi untuk percepatan vaksinasi bersama TNI/Polri. “Bukan untuk TNI/Polri. Tetapi, kegiatan yang berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk percepatan vaksinasi,” kata Agust kepada Radar Kaltara, Jumat (18/6).

Sesuai arahan pusat, pelaksanaan vaksinasi di daerah akan menyelesaikan sasaran pelayanan publik untuk selanjutnya memulai penyuntikan bagi masyarakat tertentu yang diprioritaskan. “Dalam periode Juni kita ditarget sekitar 6.000 orang sasaran,” ungkapnya.

Nantinya, akan ada kegiatan vaksinasi bersama TNI/Polri yang ditarget 1 juta orang per hari. Namun, untuk pelaksanaan di daerah ditarget sebanyak 2.025 orang. “Rencananya, kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juni mendatang,” ujarnya.

Namun demikian, dalam beberapa hari ke depan percepatan vaksinasi akan terus dilakukan. Diharapkan, kabupaten/kota juga melakukan kegiatan massal. “Alokasi vaksin yang kami terima hari ini sebanyak 500 vial,” ungkapnya.

Vaksin yang dialokasikan ada dua jenis, vaksin Sinovac dan Astrazeneca. Untuk Sinovac sebanyak 500 vial. Dari jumlah itu 250 vial untuk TNI dan 250 vial untuk Polri. “Untuk vaksin Astrazeneca kita mendapatkan alokasi sebanyak 750 vial untuk Polri dan 90 vial untuk TNI. Total ada 840 vial vaksin Astrazeneca yang dialokasikan. Secara keseluruhan, vaksin yang dialokasikan sebanyak 1.340 vial vaksin yang dialokasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bulungan, dr. Velix Toding Sima mengatakan, setiap daerah sudah mendapatkan kuota alokasi vaksin. Untuk pelaksanaan tanggal 29 Juni mendatang dan Bulungan mendapatkan alokasi sebanyak 600 vial. “Setiap kabupaten/kota alokasinya berbeda-beda,” ungkapnya.

Ia memastikan bahwa sampai saat ini pelaksanaan vaksinasi di daerah ini terus berjalan. Bahkan, untuk pelayanan publik sudah hampir semua organisasi pemerintah daerah (OPD) menerima vaksin. “Kalaupun ada yang belum menerima karena sebelumnya sempat tertunda dan menolak divaksin,” ungkapnya.

Untuk pelaksanaan vaksinasi lansia, sesuai sasaran sudah 100 persen. Namun, sasaran di daerah berbeda. “Kalau data pusat sudah 101 persen. Tetapi, fakta di lapangan tidak seperti itu, karena sasaran di daerah tidak sema dengan jumlah sasaran pusat. Bahkan, Bulungan masuk peringat ketiga secara nasional untuk pelaksanaan vaksinasi,” jelasnya. (*/jai/eza)

Editor : anggri-Radar Tarakan