TANJUNG SELOR - Wilayah Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (5/8) sekira pukul 17.46 WITA diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan informasi awal gempa bumi ini dengan magnitudo 4,4.
Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, S.Si, menyebutkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.75 LU dan 117.76 BT, atau tepatnya berlokasi pada jarak 47 kilometer (km) arah Timur Laut Tarakan, Kaltara pada kedalaman 5 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal,” ujarnya melalui keterangan tertulis.
Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun, tetap menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah.
“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” sebutnya.
Gempa bumi di Tarakan ini dalam skala III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), dan di Bulungan II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi ini. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. (iwk/lim)
Editor : anggri-Radar Tarakan