GANGGUAN jaringan Telkom yang terjadi di Kota Tarakan membuat masyarakat kesulitan mengakses internet dan menjalankan kegiatan produktif secara maksimal. Sehingga hal tersebut membuat beberapa pekerjaan terbengkalai.
Seperti salah seorang pengusaha ikan hias ekspor Andi Gunawan warga Kelurahan Karang Anyar. Ia menerangkan sejak 2 hari dirinya sulit melakukan komunikasi kepada costumer untuk melakukan transaksi jual beli ikan. Alhasil, karena kondisi tersebut membuat usahanya terganggu. “Dari kemarin jaringan begini. Kita mau kirim video dokumentasi belum terkirim sampai sekarang. Sampai hari ini komunikasi masih sulit,” ujarnya, Selasa (14/9).
Sementara itu, Ahmad Nur seorang mahasiswa mengaku sulit mengikuti pembelajaran via daring dari kampusnya akibat buruknya koneksi internet. Sehingga ia mengaku saat ini kelas diliburkan sementara sampai jaringan internet normal. “Tadi ada kelas via Zoom, sempat masuk setelah itu nyangkut, suara hilang-hilang. Jadi dari dosen tadi menunda sementara sampai jaringan normal,” terangnya.
“Kalau jaringan begini terus bagaimana kita mau kuliah, sementara saat ini juga masa pandemi masih mengandalkan pembelajaran daring,” tukasnya.
Sementara itu, PT Telkom Kalimantan Utara melalui HRD Telkom, Zya menerangkan jika saat ini sedang terjadi gangguan di Berau dan Sanggata. Sehingga Manajemen Telkom meminta maaf atas ketidaknyamanan pengguna selama perbaikan dilakukan. “Mohon maaf sebelumnya. Pejabat yang berwenang untuk diwawancarai saat ini sedang ada keperluan dinas di Balikpapan dan sepertinya tidak dapat diwawancarai dalam waktu dekat. Beliau menyampaikan permohonan maaf karena saat ini sedang ada pengalihan traffic akibat dari gangguan pada Berau dan Sangatta,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau sempat meminta informasi kepada manajamen PT Telkom Tarakan dan Malinau serta Telkomsel terkait gangguan jaringan internet di Malinau.
Diketahui, kendala jaringan mengakibatkan beberapa aktivitas terganggu, seperti kegiatan di pemerintahan, pembelajaran jarak jauh dan kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya. (*/zac/lim)
Editor : izak-Indra Zakaria