Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Seperti Lumpuh Usai Divaksin, Begini Kondisi Muhammad Asrar di RSUD Kaltara

anggri-Radar Tarakan • Selasa, 23 November 2021 - 01:09 WIB
TERBARING: Muhammad Asrar menjalani perawatan di RSUD Kaltara. FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
TERBARING: Muhammad Asrar menjalani perawatan di RSUD Kaltara. FOTO: AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Seorang warga RT 14 Kelurahan Pantai Amal, Tarakan Timur dilaporkan tidak dapat mengerakkan tubuhnya, diduga akibat efek samping vaksinasi Covid-19, Minggu (21/11). 

Muhammad Asrar (33) menerangkan pada Sabtu (20/11) dirinya menjalani vaksinasi bersama ratusan warga lainnya. Namun setelah menjalani vaksin, ia mengaku merasakan pegal pada anggota tubuhnya, khususnya tangan dan kaki. Puncaknya, di malam hari ia merasa tangan dan kakinya tidak bisa bergerak sehingga pada minggu ia dilarikan ke RSUD Kaltara.

"Tidak ada penyakit, tidak pernah sakit juga. Pas habis vaksin saya rasa badan saya pegal-pegal. Tapi masih bisa jalan, pas jam 4, terasa pegal sudah sampai malam tidak bisa berdiri, kaki tangan tidak bisa bergerak," ujarnya, Senin (22/11).

Ia mengaku selama ini kondisi tubuhnya baik-baik saja. Bahkan ia tidak memiliki riwayat darah tinggi maupun komorbid. Ia pun mengaku jujur menjawab pertanyaan atau skrining oleh tenaga kesehatan (nakes) sebelum divaksin.

"Saya sehat saja, bekerja pada umumnya, bertani rumput laut. Kata dokter kekurangan cairan. Tapi dokter bilang ini bisa dipulihkan dengan perawatan," tuturnya.

Kendati begitu, saat ditemui Radar Tarakan kondisi Asrar mulai membaik. Ia mengaku sudah dapat berdiri. Kendati begitu ia masih harus menjalani perawatan sampai kondisinya benar-benar pulih 100 persen. (*/zac/lim)

 

Baca selengkapnya di Radar Tarakan edisi Selasa 23 November 2021

Editor : anggri-Radar Tarakan