TANJUNG SELOR - Penempatan para pedagang di pasar induk, khususnya bangunan pasar yang baru akan lebih selektif lagi. Mekanismenya nanti bukan hanya melibatkan dinas teknis, tapi akan melibatkan pihak kecamatan dan desa.
Ini merupakan upaya, agar para pedagang yang memang memerlukan lapak pasar, bisa menggunakan sebaik mungkin tanpa melewati perantara.
“Nanti, kalau ada datanya yang keliru, bukan hanya kami yang tanggung, tapi semua dinas teknis yang dilibatkan, dan juga perlu adanya kontrol dari masyarakat sendiri,” beber PLT Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Bulungan, Zakaria baru-baru ini.
Dia mengatakan, secara pembangunan fisik pasar sudah rampung, hanya menunggu proses hibah dari pusat. Nantinya kalau sudah dihibahkan, baru kemudian membuka pendaftaran bagi pedagang pasar. Sesuai perencanaan, bangunan pasar tersebut akan dikhususkan untuk pasar buah-buahan.
Sampai saat ini, pendaftaran belum dibuka bagi pendaftar. Tidak ada syarat krusial tersendiri bagi pedagang, paling penting statusnya mereka memang pedagang. “Kita belum membuka pendaftaran. Karena saat ini masih menunggu proses hibah dari pusat,” bebernya.
Pedagang yang sudah ada lapak tidak dikhususkan, namun lebih diprioritaskan bagi mereka yang belum memiliki lapak. Ini dilakukan demi pemerataan peruntukan dan dipastikan seleksinya nanti satu lapak hanya untuk satu pedagang. (mts/kpg/kri/k16)
Editor : uki-Berau Post