Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perbaikan Infrastruktur Jadi Catatan Atasi Inflasi

izak-Indra Zakaria • 2023-03-07 10:33:54
PENGARUH: Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu yang harus disikapi sebagai bentuk upaya mengontrol tingginya inflasi. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA
PENGARUH: Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu yang harus disikapi sebagai bentuk upaya mengontrol tingginya inflasi. IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

 Persoalan inflasi masih menjadi perhatian serius di Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya d Tanjung Selor yang hingga saat ini kondisinya masih fluktuasi, meskipun secara perlahan sudah terkontrol.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, inflasi Kaltara (gabungan Kota Tarakan dan Tanjung Selor) secara bulanan pada Februari 2023 tercatat sebesar 1,12 persen. Khusus Tanjung Selor, inflasinya urutan ketiga di Pulau kalimantan dengan besaran 0,25 persen secara bulanan dan 6,76 persen dari tahun ke tahun.

Menyikapi persoalan ini, Kepala BPS Kaltara, Mas’ud Rifai mengatakan, salah satu solusi untuk menekan tingginya angka inflasi ini dapat dilakukan oleh pemerintah daerah dengan gelaran operasi pasar atau pasar murah.

“Karena itu sistemnya dengan cara menambah jumlah barang dengan harga yang terjangkau. Jadi secara otomatis masyarakat juga dapat menikmati harga barang yang relatif terjangkau,” ujarnya kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Namun, lanjut Mas’ud, selain itu hal yang juga penting adalah perbaikan akses infrastruktur. Ini supaya dari sisi transportasi itu bisa lebih lancar sehingga pengeluaran bisa lebih berimbang. “Secara normatifnya seperti itu (yang menjadi catatan),” kata Mas’ud.

Selain itu, kemandirian juga menjadi hal yang tak kalah pentingnya untuk dapat menekan tingkat inflasi di wilayah provinsi ke-34 ini. Karena hingga saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa banyak barang yang masih didatangkan dari luar. “Padahal kalau kita bisa ciptakan barang itu di dalam atau kita produksi sendiri di dalam daerah, dengan harga yang juga harus lebih murah, harusnya itu juga bisa menjadi solusi,” tuturnya. (*)

 
Editor : izak-Indra Zakaria