Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Balap Lari Diduga Picu Perkelahian

uki-Berau Post • Kamis, 13 April 2023 | 12:04 WIB
DIBUBARKAN: Aksi balap lari di lingkungan Islamic Center dibubarkan polisi akibat adanya perkelahian, Selasa (11/4).
DIBUBARKAN: Aksi balap lari di lingkungan Islamic Center dibubarkan polisi akibat adanya perkelahian, Selasa (11/4).

TARAKAN - Personel Polres Tarakan membubarkan aksi balap lari yang terjadi di sekitar lingkungan Islamic Center, Selasa (11/4) malam lalu.

Pembubaran itu dilakukan karena diduga ada perkelahian, yang terjadi antar kelompok remaja. Kapolres Tarakan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar mengaku, sudah memroses terkait aktivitas balap lari melalui Polsek Tarakan Timur. Bahkan remaja yang terluka akibat perkelahian tersebut, sudah dilakukan visum.

“Saya langsung datang ke polsek dan kami minta semua pihak untuk menahan diri. Serahkan proses ini kepada pihak kepolisian,” jelasnya, Rabu (12/4).

Proses pemeriksaan masih dilakukan pihaknya, untuk mengetahui penyebab terjadinya perkelahian. Sejumlah saksi pun sudah dimintai keterangan. Dugaan sementara, pemicu perselisihan sudah terjadi beberapa hari yang lalu. Bahkan kedua belah pihak sudah sepakat berdamai saat itu.

Namun perselisihan itu kembali terjadi lagi. Sehingga memicu kembali terjadinya perkelahian. “Kalau yang kami periksa ini kebanyakan usai remaja. Sudah ada 7 orang yang kami periksa dan pemeriksaan masih terus berjalan,” ungkapnya.

Ronaldo memastikan, orangtua para remaja yang diduga terlibat aksi perkelahian akan dipanggil. Namun pihaknya akan memastikan dulu, penyebab pasti terjadi perkelahian.

“Kami maunya keadaannya damai. Kami butuh waktu untuk memeriksa banyak orang juga,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka pihaknya memilih membubarkan aksi balap lari tersebut. Apalagi bisa menjadi konsentrasi massa akibat perkelahian yang terjadi.

“Kami sudah sampaikan dari Polres Tarakan, kalau kegiatan olahraga kami mendukung. Tapi hal-hal negatif harus kita antisipasi bersama,” tuturnya.

Ke depannya, Kapolres berharap untuk balap lari yang sudah dikonsentrasi di sekitaran Masjid Islamic Center akan berjalan dengan tertib. Harusnya kegiatan balap lari tersebut bisa berdampak positif.

Sebenarnya kegiatan balap lari yang difasilitasi di lingkungan Islamic Center, agar tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. Sebab, selama ini aksi balap lari kerap kali dilakukan di jalan umum. Selain meresahkan masyarakat, pengguna jalan juga merasa terganggu dengan adanya aksi balap lari tersebut.

“Sebenarnya sudah 3 minggu diarahkan ke Islamic Center dan berjalan cukup lancar. Sebelum mereka balap lari di jalan umum dan dikeluhkan oleh masyarakat,” ujarnya. (sas/uno)

Editor : uki-Berau Post
#ragam #sosial