Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ini Dugaan Penyebab Terbakarnya 19 Rumah di Kelurahan Selumit Pantai

izak-Indra Zakaria • 2023-08-23 12:36:10
DILAHAP JAGO MERAH: Kondisi belasan rumah yang hangus terbakar di Selumit Pantai, Tarakan Barat. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN
DILAHAP JAGO MERAH: Kondisi belasan rumah yang hangus terbakar di Selumit Pantai, Tarakan Barat. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN

 Kejadian kebakaran kembali melanda di pemukiman padat warga. Kali ini si jago merah kembali melahap pemukiman warga yang ada di Jalan Yos Sudarso, RT 20, Kelurahan Selumit Pantai pada Selasa (22/8) sekitar pukul 03.00 Wita. Diketahui, kebakaran yang terjadi di pemukiman padat warga baru saja melanda di daerah Beringin 4 pada 6 Agustus lalu juga.

Mursalim korban kebakaran mengakui, api berasal dari rumah kontrakan lima pintu milik Bustang. Ia pun baru mengetahui api sudah membesar setelah mendengar teriakan warga bahwa ada kebakaran yang terjadi. Ia pun hanya bisa menyelamatkan keluarganya lantaran sudah panik dan api sudah mulai membesar.

“Tidak ada barang yang bisa saya selamatkan. Hanya bawa baju di badan saja karena fokus selamatkan keluarga,” katanya.

Diakuinya, api yang berasal dari rumah kontrakan milik Bustang, sudah lama tidak ada menempati. Bahkan rumah kontrakan tersebut sudah kosong sejak tiga tahun lalu. Bahkan kwh meteran listrik sudah tidak berfungsi dan semua bangunan rumah terbuat dari  kayu. “Jadi rumah itu memang sudah mau roboh. Bahkan ada bagian rumah yang tidak ada dindingnya,” ucapnya.Saat kejadian, warga sempat melihat ada dua unit sepeda motor di depan rumah kontrakan asal mula api. Namun motor tersebut sulit dipindahkan setelah warga mendapati motor dikunci siang. “Api ada dua sepeda motor di depan itu, tidak tahu orangnya ke mana,” imbuhnya.

Kemudian Nurcholis korban lain yang rumahnya habis terbakar juga menambahkan, pemadam kebakaran yang dinilai lamban ke lokasi kejadian membuat api dengan cepat merembet ke rumah-rumah warga. Apalagi kebanyakan rumah warga yang terbakar terbuat dari kayu. “Mungkin 20 menit kemudian baru ada pemadam datang,” sebut Nurcholis.

Ia tidak begitu pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan rumahnya. Namun ada warga yang sempat melihat percikan api di sela-sela tumpukan sampah. Dia pun menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk bisa mengungkap penyebab terjadinya kebakaran. “Saya belum tahu itu disengaja atau tidak kerena di situ tidak ada listrik dan api muncul di sela-sela sampah,” tuturnya.

Kabid Pemadam Kebakaran pada Satpol PP Tarakan, Eko Santoso membeberkan, terdapat belasan rumah yang terbakar akibat kejadian tersebut. Namun untuk data pastinya, pihaknya masih melakukan singkronisasi data dengan Kelurahan maupun saksi mata di lapangan.

Dari pantauan pihaknya, api memang dengan cepat merembet ke kanan-kiri pemukiman warga. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran. “Ada petugas pemadam krbakaran terluka terkena paku,” singkatnya.

Terpisah Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep mengungkapkan, dari data sementara yang didapatkan pihak terdapat 19 rumah yang terbakar dan 7 rumah yang terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kemudian untuk jumlah kepala keluarga (KK) terdapat 45 KK yang menjadi korban kebakaran. “Datanya akan terus kami update untuk memastikan berapa jumlahnya. Ini belum terinci, apakah rumah itu ada penyewanya atau tidak,” sebutnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan untuk penggunaan Musala SDN 028 sebagai tempat pengungsi sementara. Kemudian dari rapat terbatas dengan camat, Dinas Kesehatan, PMI, Satpol PP juga disepakati bahwa untuk pendataan warga yang menjadi korban, bisa dilakukan di masjid terdekat.

“Untuk 45 KK tersebut adalah data yang sudah tervalidasi, tetapi sedang dalam proses perkembangan oleh RT. Jika nantinya ada pengungsi, maka akan diungsikan ke kantor bekas Kelurahan Selumit Pantai,” pungkasnya. (Zar/lim)

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria