Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud 8/Marawaca Bhuana Cakti bakal bertugas di Nunukan hingga sembilan bulan lamanya. Batalyon Arhanud 8/MBC mengganti Satgas Pamtas RI-Malaysia 621/Manuntung.
Upacara penyambutan Prajurit Batalyon Arhanud 8/Marawaca Bhuana Cakti berlangsung Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah didapuk menjadi inspektur upacara menyampaikan pergantian personel pengamanan merupakan langkah penyegaran.
“Batalyon Arhanud 8/MBC yang akan menggantikan Batalyon 621/Manuntung. Ini merupakan wujud dari salah satu upaya penyegaran bagi personel pengamanan perbatasan. Tujuan agar tetap solid, tetap teguh, siap serta waspada terhadap adanya ancaman tantangan dan gangguan kedaulatan NKRI di perbatasan,” ucap Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah.
Dijelaskan, daerah perbatasan memiliki persoalan yang cukup kompleks. Sehingga, dibutuhkan pengamanan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi. Seperti, pengamanan perbatasan, diantaranya permasalahan patok batas antar negara perlu dijaga sebagai penegasan supremasi hukum dan kedaulatan wilayah NKRI.
Kemudian, pengamanan lalu lintas keluar masuk orang terutama tenaga kerja ilegal, pengamanan lalu lintas keluar masuk barang yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan yang terpenting permasalah narkoba, penanganan masalah ilegal logging, illegal fishing dan sumber daya alam lainnya.
“Pemkab Nunukan, kecamatan hingga desa dengan senang menerima apabila Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud 8/MBC nantinya juga memiliki program dan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti satgas-satgas sebelumnya. Selain membantu masyarakat, kami percaya hal tersebut juga akan dapat mengeratkan hubungan dan silaturahmi TNI dalam hal ini Yon Arhanud 8/MBC dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dan Rakyat akan terwujud nyata,” harapnya.
Kemudian, pihaknya berpesan kepada seluruh personel Batalyon Arhanud 8/MBC untuk saling bahu membahu, menyatukan gerak dan langkah dalam penanganan permasalahan wilayah perbatasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. “Sehingga, terjalin harmoni yang lebih baik diantara semua komponen yang ada di Nunukan,” pesannya.
Untuk diketahui, Batalyon Arhanud 8/MBC yang berasal dari Sidoarjo Jawa Timur ini dipimpin Komandan Batalyon Letkol Arh Iwan Hermaya menggantikan Batalyon sebelumnya yaitu Batalyon 621/Manuntung yang telah bertugas selama kurang lebih 10 bulan di wilayah Nunukan. Batalyon 621/Manuntung akan kembali ke kesatuan yang bermarkas di Barabai, Kalimantan Selatan. (akz/lim)