TARAKAN - Inspektur II, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kamal Rimosan mengapresiasi Pemerintah Kota Tarakan, atas terselenggaranya Festival Iraw Tengkayu XII tahun 2023, Minggu (8/10).
Festival tersebut juga kembali terpilih sebagai salah satu Kharisma Event Nusantara di tahun ini. “Iraw Tengkayu menjadi event terbesar Kota Tarakan. Diharapkan dengan beragam aksi dan aktivitas yang disajikan, dapat menjadi nilai tambah dan daya tarik bagi para wisatawan untuk berkunjung. Festival yang juga melibatkan warga Tarakan juga salah satu cara memupuk persatuan di masyarakat,” ujar Kamal.
Pihaknya berharap, ajang Festival Iraw Tengkayu bisa memberikan dampak positif secara langsung bagi aspek ekonomi, sosial dan budaya berkelanjutan di Kota Tarakan. Selain itu, bisa membangkitkan motivasi dan semangat bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Untuk terus berkarya, inovasi serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya. Kami juga berharap jaga kearifan lokal dan kelestarian budaya kita bersama,” pesannya.
Dalam menghadapi pemulihan ekonomi nasional, pihaknya berupaya menciptakan lapangan kerja baru. Untuk menyongsong target penciptaan sebanyak 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024. Dengan cara memadukan strategi inovasi, adaptasi dan kolaborasi.
“Ada juga semangat 3G. Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gaspol (Gali Semua Potensi Lokal),” sebutnya.
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Bima Arya turut mengapresiasi, atas keterlibatan masyarakat dalam event tersebut. “Saya apresiasi melihat tokoh bersama di sini. Mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat dan tokoh adat,” singkatnya.
Wali Kota Tarakan Khairul mengatakan, event ini merupakan warisan budaya pendahulu. Selain itu, sebagai ajang daya tarik wisata sekaligus hiburan untuk warga Tarakan.
Ia mengungkapkan, festival ini masuk dalam Calendar of Event Kemenparekraf. Sehingga pihaknya sekaligus mengapresiasi dukungan Pemprov Kaltara, pelestari budaya dan pariwisata.
“Kami berharap dukungan yang telah diberikan dalam meningkatkan pariwisata dan kebudayaan, dapat terus berlanjut secara kesinambungan,” tuntasnya. (sas/uno)
Editor : uki-Berau Post