Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Masih Banyak Perlu Perhatian, Infrastruktur Perlu Dibenahi

izak-Indra Zakaria • 2023-11-02 22:40:13
INFRASTRUKTUR: Akses menuju sejumlah desa di Kaltara perlu mendapatkan perhatian agar tidak ada desa yang terisolir.
INFRASTRUKTUR: Akses menuju sejumlah desa di Kaltara perlu mendapatkan perhatian agar tidak ada desa yang terisolir.

TANJUNG SELOR - Sejumlah wilayah di Kalimantan Utara(Kaltara) masih membutuhkan perhatian. Khususnya mengenai infrastruktur jalan. Pasalnya, infrastruktur perlu dibenahi agar ekonomi di masyarakat dapat berjalan dengan baik. Beberapa usulan dari masyarakat, khusus untuk pembangunan infrastruktur masuk dalam daftar prioritas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Kaltara.

Pembenahan dan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah yang menjadi usulan masyarakat, akan dilaksanakan tahun 2024. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara sudah memprogramkan dari Desa Pejalin, Kecamatan Tanjung Palas hingga Long Pari, Kecamatan Tanjung Palas Barat.

“Karena saat ini jalan-jalan yang menuju ke Peso masih non status. Kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan agar diusulkan kepada Pemprov Kaltara dan akan kami akomodir menggunakan DAK (Dana Alokasi Khusus),” jelas Kepala DPUPR Perkim Kaltara Helmi, Rabu (1/11).

Saat ini, sudah ada pembangunan dan peningkatan jalan dari Tanjung Selor menuju Gunung Seriang. Maka, peningkatan akan berlanjut hingga ke Long Sam Kecamatan Tanjung Palas Barat. Long Sam yang tinggal beberapa kilometer akan dikoordinasikan kepada Kabupaten Bulungan. Mengenai anggaran, pihaknya akan mengakomodir secara bertahap.

“Kami akan melakukan pembukaan jalan, sehingga terdapat akses bagi masyarakat. Akan kami anggarkan bertahap,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bulungan Khairul melalui Kepala Bina Marga Nustof menjelaskan, kondisi beberapa wilayah untuk sebelah kiri Sungai Kayan pernah ada penanganan multiyears dari Kabupaten Bulungan pada tahun 2013 silam.

Untuk jembatan, ada kurang lebih 30 titik dan box culvert ada 30 titik jembatan. Ia juga merinci kondisi eksistingnya, pada sisi kiri kurang lebih 40,3 kilometer penanganan ruas jalan. Saat ini tengah menangani ruas Pejalin-Long Pari sepanjang 27 kilometer. Kemudian untuk Long Pari-Long Bang panjangnya 43 kilometer, Long Bang-Long Lejuh 53 kilometer.

“Untuk penanganan ruas jalan dengan agregat, kemudian kami coba menghitung ruas jalan Long Bang-Long Lasan sepanjang 102 kilometer. Telah kami usulkan di APBD sebesar Rp 72 milliar, untuk pembukaan badan jalan dan ini masih proses proposal,” tuturnya.

Selanjutnya, pembangunan jalan Long Bia-Long Yin. Ini menggunakan agregat dengan asumsi tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM ). Maka, nilainya sebesar Rp 190 miliar pengerasan agregat. Untuk jembatan Sungai Long Sam, pihaknya telah menyiapkan perencanaan. Sedangkan jembatan Mara Satu perlu akan dipastikan titik lokasinya. (fai/uno)

Editor : izak-Indra Zakaria
#infrastruktur