Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Khawatir Terjadi Polarisasi saat Pemilu

uki-Berau Post • 2023-11-27 19:51:23
DEKLARASI PEMILU DAMAI: Pihak kepolisian dan TNI turut menandatangani deklarasi Pemilu Damai 2024, Minggu (26/11).
DEKLARASI PEMILU DAMAI: Pihak kepolisian dan TNI turut menandatangani deklarasi Pemilu Damai 2024, Minggu (26/11).

TARAKAN - Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap Oemilu 2024 yang damai, Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Kaltara menggelar deklarasi Pemilu Damai tahun 2024.

Ketiga relawan pasangan capres-cawapres turut dihadiri. “GPN sejak penyelenggaraan Pilkada 2018, Pilpres dan Pilgub tetap berkomitmen. Hampir setiap kegiatan kepemiluan GPN selalu hadir. Terkait kegiatan kali ini, kami melihat untuk terciptanya pemilihan yang sukses dan damai bukan hanya kerja aparat dan penyelenggara saja. Dari diskusi internal, kami berinisiatif menggelar kegiatan ini,” ungkap Ketua GPN Kaltara Rahmat Nur, Minggu (26/11).

Pihaknya mengapresiasi dukungan dari Polda Kaltara dan Korem 092 Maharjalila. Adapun keresahan pihaknya dalam Pilpres mendatang, akan terjadi polarisasi atau kelompok yang berkepentingan yang berdampak ke masyarakat.

“Polarisasi itu dirasakan sampai sekarang di masyarakat. Nah harapan kami, komitmen bersama semua tim relawan. Kami dengarkan bersama tadi mereka (relawan) ingin semua tahapan pemilu sesuai aturan berlaku, santun, dan damai,” harapnya.

Ketua KPU Tarakan Nasruddin mengapresiasi deklarasi Pemilu Damai tersebut. Sebab semangat yang sama dan relawan menginginkan pemilu berjalan lancar, damai dan sukses. Sehingga siapapum yang terpilih, itulah yang terbaik dan semua kembali bersatu setelah pemilu.

“Saya menyimak betul komitmen relawan masing-masing pasangan capres tadi. Apa yang disampaikan sama maknanya. Kemudian yang mereka inginkan sama-sama berkompetisi dan kembali merajut perasudaraan setelah berkompetisi. Kami sangat salut dengan relawan, karena punya pemikiran yang sama,” jelasnya.

Dalam PKPU pasal 23 dan pasal 24 ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses kampanye. Salah satunya menjunjung tinggi nilai Pancasila, menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa daerah yang sopan dan tidak provokatif.

Kemudian juga tidak menyinggung pribadi, golongan, atau pasangan lain. “Ada 10 item, ketika itu dipatuhi dan dilaksanakan oleh seluruh yang terlibat dalam kampanye, insyaallah pemilu ini akan damai, sejuk dan aman,” pesannya. (sas/uno)

Editor : uki-Berau Post
#pemilu