TARAKAN - Jumlah penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan melonjak pada 30 dan 31 Desember 2023. Lonjakan penumpang saat ini lebih meningkat dibanding tahun 2022.
Staf Syahbandar Pembantu Pelabuhan Tarakan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Wilayah XVII Kaltim-Kaltara Sudirman mengatakan, arus balik pada Natal dan Tahun Baru 2024 mulai melonjak sejak 30 Desember lalu. Tercatat, ada 48 armada yang melayani keseluruhan trayek di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dengan jumlah 2.235 penumpang. Sementara pada 31 Desember 2023 ada 2.219 penumpang.
“Puncaknya memang H+5 dan H+6. Karena besok (hari ini, Red) sudah normal aktivitas masyarakat seperti masuk kerja,” ungkapnya, Senin (1/1).
Pihaknya memprediksi tidak ada lonjakan pada 1 Januari 2024. Sebab hanya ada 11 armada, dari 48 armada yang melayani penumpang dengan tujuan ke semua wilayah se Kaltara.
Sementara untuk keberangkatan penumpang mengalami penurunan. Tercatat ada 1.674 penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, saat 31 Desember 2023. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan pada 23 Desember 2023 sebanyak 2.042 penumpang.
“Arus balik ini dimulai sejak selesainya Natal. Untuk besok (hari ini, Red) belum kami prediksi jumlah penumpang yang dating. Tapi sepertinya sudah menurun,” imbuhnya.
Saat ini, pihaknya tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama berlayar. Pihaknya menjamin adanya keamanan setelah dilakukannya ramp check sebelum arus mudik dimulai.
“Ya tetap kami semua perhatikan sebelum keberangkatan,” jelasnya.
Selama momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 pihaknya juga mendirikan posko terpadu. Hasilnya belum ditemukan hal-hal yang menonjol. Diharapkan, pergerakan arus transportasi laut ini masih tetap normal hingga selesainya posko terpadu. Sebab, pada momen liburan tahun ini terbilang cukup ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
“Karena kalau dilihat di data ini jumlah penumpangnya naik, dari H-6 sampai H+6,” tutupnya. (sas/uno)
Editor : uki-Berau Post