Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tengkayu II di Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat Akan Dimaksimalkan Pelabuhan Perikanan

Azwar Halim • Selasa, 27 Februari 2024 - 00:20 WIB
DIMAKSIMAL: Alih fungsi dari Pelabuhan Tengkayu II akan dimaksimalkan sebagai pelabuhan perikanan. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN
DIMAKSIMAL: Alih fungsi dari Pelabuhan Tengkayu II akan dimaksimalkan sebagai pelabuhan perikanan. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN

 

Fungsi dari Pelabuhan Tengkayu II yang berada di Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat akan dimaksimalkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menjadi pelabuhan khusus perikanan. Kepala UPTD PP Tengkayu II. DKP Kaltara, Nurul Ridwan Yusuf mengatakan, untuk memaksimalkan fungsi dari Pelabuhan Tengkayu II saat ini pihaknya berupaya agar tidak banyak kapal yang sandar di dermaga. Namun akan dimaksimalkan untuk berlabuhnya kapal nelayan.

"Jadi dekat dengan dengan pos penjualan hasil perikanan. Makanya akan dimaksimalkan dengan dipusatkan aktivitas perikanan," katanya, Minggu (25/2).
Alih fungsi Pelabuhan Tengkayu II berdasarkan Permen KKP Nomor 20 Tahun 2014. Yaitu terkait pelabuhan perikanan mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan pelayanan pemanfaatan sumber daya ikan, serta keselamatan operasional kapal perikanan.

Untuk itu, beberapa perbaikan dan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tengkayu II Tarakan sudah dilakukan. Sejak tahun lalu, dermaga Pelabuhan Tengkayu II sudah dibuat tangga. Dengan begitu akan mempermudah naik turunnya nelayan dari kapal ke dermaga. Bahkan pihaknya juga sudah menyiapkan tempat pelelangan ikan (TPI) di area Pelabuhan Tengkayu II. Diharapkan dengan adanya TPI, maka akan mempermudah pihaknya dalam mengawasi hasil perikanan dari para nelayan. "Kita juga masih punya lahan kosong yang masih bisa dimaksimal sebagai pelabuhan perikanan," imbuhnya.

Nantinya di pelabuhan khusus perikanan akan ada beberapa stakeholder terkait yang bergabung. Seperti Bea Cukai, Karantina Perikanan, dan KSOP. Dengan adanya gabungan stakeholder di pelabuhan perikanan, maka akan memudahkan pelayanan bagi nelayan juga. Bahkan pengawasan juga akan lebih dimudahkan.

"Nanti kalau ada ikan yang masuk ke Tarakan juga langsung ke sini. Karena terpusat kan di sini,” tutur Ridwan.

Dengan dimaksimalkannya alih fungsi Pelabuhan Tengkayu II sebagai pelabuhan perikanan, maka juga akan akan berdampak dengan pendapatan daerah. Seperti pendapatan dari pajak tambatan kapal nelayan yang sandar.

“Kita ini menjalankan dua fungsi, satu untuk PAD dan satunya kewenangan pemerintah. Dari induk sendiri menekankan kita untuk tingkatkan PAD, karena potensi perikanan kita ini banyak sekali,” tutupnya. (zar/lim)

Editor : Indra Zakaria
#tengkayu