Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Produksi Beras di Bulungan Terbatas, Harga Distabilkan

Radar Tarakan • 2024-03-18 14:10:00
Kelompok tani di Bulungan memanen padi. Sementara, pemerintah mendorong peningkatan produksi.
Kelompok tani di Bulungan memanen padi. Sementara, pemerintah mendorong peningkatan produksi.

 

Bupati Bulungan, Syarwani memberikan peringatan tentang dampak makro ekonomi yang ditimbulkan akibat kurangnya panen di wilayah penghasil beras. Hal ini menyebabkan terjadinya kenaikan harga beras di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Bulungan.

 Untuk menstabilkan harga beras yang cenderung meningkat, diperlukan langkah konkret. Dampak dari kurangnya panen di daerah penghasil beras tentunya akan berdampak signifikan terhadap harga beras di pasaran.

 Oleh karena itu, Syarwani meminta agar dilakukan kegiatan yang bersifat Penunjukan Langsung (PL) dan kegiatan padat karya yang melibatkan langsung masyarakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta membantu menstabilkan harga beras di pasaran.

"Kegiatan PL dapat dieksekusi langsung, bersamaan dengan kegiatan padat karya yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat di daerah penghasil beras," kata Syarwani kepada Radar Kaltara belum lama ini.

 

 Dalam jangka panjang, peningkatan produksi beras di wilayah penghasil merupakan langkah yang paling fundamental untuk menstabilkan harga beras di pasaran. Pemerintah harus memberikan perhatian lebih pada sektor pertanian, termasuk memberikan penyuluhan dan bantuan kepada para petani dalam hal pengaturan lahan pertanian, penyediaan bibit unggul, pupuk, dan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.

"Selain fokus kepada produksi beras, diversifikasi pertanian dapat menjadi solusi dalam mengatasi kenaikan harga beras. Pemerintah dapat memberikan dukungan dan bantuan kepada petani dalam mengembangkan usaha pertanian lain yang memiliki nilai ekonomi yang sama, seperti sayuran, buah-buahan dan ternak," ungkapnya.

Hal ini dapat membantu memperkuat ketahanan pangan dan stabilitas harga beras di pasaran. Meningkatkan kualitas SDM pertanian melalui pelatihan dan kursus-kursus yang terkait dengan penggunaan teknologi yang tepat.

Memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia secara optimal, pemilihan bibit yang berkualitas dan pengelolaan usaha yang baik dapat berperan dalam meningkatkan hasil produksi dan penghasilan petani. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan meminimalkan ketergantungan beras impor.

"Teknologi pertanian yang modern, seperti mekanisasi pertanian dan penggunaan sistem irigasi yang efektif, dapat membantu meningkatkan produksi dan mengurangi kerugian akibat gagal panen. Pemerintah dapat memberikan dukungan dan subsidi kepada petani dalam memperoleh teknologi-teknologi ini," bebernya.

 Untuk itu, pemerintah perlu memberikan perhatian serius pada sektor pertanian dan membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Dimana masyarakat dan petani menjadi aktor utama dalam peningkatan produksi dan stabilitas harga beras.

"Dengan berbagai langkah itu, diharapkan dapat mengendalikan dan menstabilkan harga beras di pasaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan konsumen," pungkasnya. (jai/har)

Editor : Indra Zakaria
#bulungan