Syarwani mengatakan, pembangunan ruang rawat inap VIP tersebut sebagai bentuk respon Pemkab Bulungan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang optimal sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat.
“Pembangunan ini merupakan respon kita dalam upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat,” ujar Syarwani.
Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, selama ini ruangan VIP RSD Tanjung Selor menjadi koreksi, karena dianggap belum representative jika dikatakan sebagai ruangan VIP. Namun demikian, Syarwani sangat mengapresiasi kinerja maksimal yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran direksi serta tenaga kesehatan yang ada di RSD ini dengan segala keterbatasan yang ada.
Sesuai target yang ada, pembangunan ruang rawat inap VIP ini akan memakan waktu 8 bulan. Tapi dalam kesempatan tersebut, Syarwani berharap pembangunannya dapat rampung lebih cepat dari target yang sudah ditetapkan.
“Mudahan dengan tenggat waktu 8 bulan bisa selesai lebih cepat. Semoga bulan September sudah bisa rampung dengan dukungan cuaca yang cukup baik,” harapnya.
Selain itu, intervensi APBD untuk pembangunan ruang rawat inap VIP tersebut merupakan bukti komitmen Pemkab Bulungan dalam upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan maksimal bagi masyarakat.
“Tahun 2023 kita juga telah mengalokasikan lebih dari Rp 15 miliar untuk 3 ruangan operasi dan fasilitas pendukung lainnya. Termasuk tahun ini kita anggarkan lebih dari Rp 15 miliar untuk ruang inap VIP ini,” tuturnya.
Untuk pengembangan area rumah sakit yang nantinya mencakup kawasan SMP 2, perlu adanya riview kembali terkait masterplan yang ada.
“Kita lakukan review kembali, kalaupun kita ingin integrasikan wilayah SMP 2 ini bangunan yang ada tidak kita hilangkan. Termasuk akses jalan masuk rumah sakit melalui Jalan Gelatik agar tidak menimbulkan kemacetan,” katanya.
Secara teknis, ruang rawat inap VIP ini memiliki luas bangunan 1.248 meter persegi, dengan 19 ruangan dilengkapi fasilitas kamar mandi dalam. Lantai 2 bangunan dilengkapi balkon, lantai 1 dilengkapi teras, selasar serta fasilitas penunjang lainnya.
Selain itu, ruangan VIP tersebut juga dilengkapi landscape, gazebo, saluran netralisasi, drainase, jembatan penghubung antara IGD dengan bangunan bedah sentral dengan konstruksi baja, termasuk groun water tank air bersih. (iwk)