Dijelaskan, tahap awal pengerukan dilakukan di wilayah Embung Binusan. Pelayanan Embung Binusan ini mencakup sejumlah wilayah. Seperti, Binusan, Sei Apuk, Sei Fatimah, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan."Selama proses pengerukan dilakukan jajaran manajemen Perumda Air Minum Tirta Taka bersama Dinas PUPR Nunukan langsung memantau di lapangan," jelasnya.
Ia menegaskan, langkah yang dilakukan sebagai upaya mengamankan volume air baku. Agar pelayanan tetap optimal di momen kemarau nantinya.
"Dan alokasi anggaran pengerukan ini, berasal dari APBD melalui alokasi Bidang Pengairan Dinas PUPR Nunukan," katanya. Sementara, Kabag Teknik Perumda Air Minum Taka, Rusdiansyah menambahkan bahwa sebelum dilakukan penghentian pelayanan sementara. Sebab, beberapa waktu lalu pengerukan juga dilakukan IPA Binusan.
Karena pengerjaan ini Perumda Air Minum Tirta Taka melakukan pemadaman aliran air sementara. Sebab, adanya pergeseran ponton intake untuk keperluan pengerukan.
"Pergeseran ini kami lakukan untuk memperdalam tampungan dikawasan pengambilan air baku. Setelah selesai ponton akan di kembalikan seperti semula," pungkasnya. (akz/lim)