NUNUKAN – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, aktivitas penumpang di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung, Nunukan, terpantau stabil dan cenderung landai selama momen libur Natal 2025. Sejak puncak perayaan pada Rabu (24/12) hingga Jumat (26/12), jumlah keberangkatan maupun kedatangan penumpang tidak menunjukkan lonjakan yang signifikan.
Kepala Seksi Operasional Pelayanan Pelabuhan UPT PLBL Nunukan, Alexander, mengungkapkan bahwa volume penumpang selama periode tersebut relatif serupa dengan hari-hari biasa. Berdasarkan data dari Posko Pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu (24/12) tercatat 8 armada berangkat membawa 367 orang, sementara 8 armada tiba dengan total 443 penumpang.
Kamis (25/12) sebanyak 9 armada berangkat dengan 383 penumpang, dan 8 armada tiba membawa 332 orang. Jumat (26/12) jumlah armada berangkat tetap di angka 8 unit dengan 400 penumpang, sedangkan 9 armada yang tiba tercatat membawa 255 penumpang.
"Trayek yang dilayani didominasi rute Nunukan–Tarakan dan sebaliknya. Sejauh ini mobilitas pengguna jasa masih sangat terkendali," ujar Alexander, Jumat (26/12).
Meskipun arus penumpang terbilang landai, pengawasan di pelabuhan tetap diperketat. Personel gabungan yang terdiri dari BPTD Kaltara, TNI AD, Satpol PP, KSKP, dan PMI dikerahkan untuk memastikan kelancaran operasional.
Petugas secara rutin memberikan imbauan kepada agen kapal dan pengguna jasa untuk menaati aturan keselamatan, termasuk pembatasan muatan barang bawaan agar tidak melebihi kapasitas armada.
Selain pengamanan, Posko Nataru di UPTD Pelabuhan Liem Hie Djung juga menyediakan fasilitas tambahan bagi masyarakat. Bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Jasa Raharja, pelabuhan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh pengguna jasa.
"Layanan kesehatan ini disediakan untuk memastikan para penumpang dalam kondisi fit saat melakukan perjalanan, sekaligus sebagai bentuk pelayanan prima selama masa angkutan Nataru," pungkas Alexander.
Situasi di PLBL Liem Hie Djung diprediksi akan tetap kondusif hingga menjelang arus balik dan perayaan Tahun Baru 2026 mendatang. (*)
Editor : Indra Zakaria