Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Strategi Mandiri Pangan: Bulungan Kejar Swasembada Beras 2026 Lewat Perluasan Lahan

Redaksi Prokal • 2026-01-26 11:30:00
KEBUTUHAN BERAS: Pemerintah Kabupaten Bulungan berupaya meningkatkan produksi beras melalui berbagai strategi. (FAISAL/HRK)
KEBUTUHAN BERAS: Pemerintah Kabupaten Bulungan berupaya meningkatkan produksi beras melalui berbagai strategi. (FAISAL/HRK)

TANJUNG SELOR – Kabupaten Bulungan tengah berupaya keras memutus ketergantungan pasokan beras dari luar daerah. Meski pada tahun 2025 tercatat masih mengalami defisit sekitar 4.000 ton, Pemerintah Kabupaten Bulungan optimistis mampu mencapai swasembada pangan pada tahun 2026 mendatang.

Data Dinas Pertanian Bulungan menunjukkan bahwa total kebutuhan beras masyarakat mencapai 16 ribu ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru menyentuh angka 12 ribu ton. Menanggapi celah tersebut, Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto, mengungkapkan pihaknya telah menjalankan strategi agresif untuk mendongkrak hasil panen.

“Kekurangan saat ini memang masih dipenuhi dari luar. Namun, kami terus mendorong peningkatan produksi agar Bulungan segera mandiri secara pangan,” ujar Kristiyanto, Jumat (23/1).

Keberhasilan mulai terlihat dari lonjakan Luas Tambah Tanam (LTT) padi yang naik drastis sebesar 83 persen. Jika pada 2024 luas tanam hanya berkisar 2.100 hektare, pada 2025 angka tersebut melesat menjadi 3.900 hektare. Selain itu, program pencetakan sawah baru seluas 800 hektare sepanjang tahun 2025 kini mulai membuahkan hasil. Dengan produktivitas 4 ton gabah per hektare, lahan baru tersebut mampu menyumbang sekitar 1.800 ton beras dalam sekali musim tanam.

Menatap tahun 2026, Pemkab Bulungan telah mengajukan usulan pencetakan 1.000 hektare sawah baru tambahan ke Kementerian Pertanian. Strategi ini akan dikombinasikan dengan optimalisasi pola tanam dua kali setahun (IP 200).

Kristiyanto memproyeksikan, dengan skema perluasan lahan dan intensifikasi tersebut, produksi beras Bulungan pada 2026 berpotensi melampaui angka 16 ribu ton. Angka ini diprediksi cukup untuk menutupi seluruh kebutuhan konsumsi warga lokal secara mandiri.

“Target ini didasarkan pada perhitungan riil produktivitas di lapangan. Jika seluruh rencana berjalan sesuai jadwal, kebutuhan beras masyarakat Bulungan seharusnya sudah bisa kita penuhi sendiri tanpa ketergantungan luar daerah lagi,” pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria