Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Diplomasi Serumpun: Menteri Besar Kelantan Sambangi Nunukan, Jajaki Kerja Sama Pendidikan Islam

Redaksi Prokal • 2026-01-26 12:15:00
SILATURAHMI : Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Menteri Besar Kelantan YAB Dato’ Panglima Perang Ustadz Datuk Haji Mohammad Nasaruddin bin Haji Daud.
SILATURAHMI : Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Menteri Besar Kelantan YAB Dato’ Panglima Perang Ustadz Datuk Haji Mohammad Nasaruddin bin Haji Daud.

 

NUNUKAN – Hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan semakin erat dengan kunjungan resmi Menteri Besar Kelantan, YAB Dato’ Panglima Perang Ustadz Datuk Haji Mohammad Nasaruddin bin Haji Daud, ke Kabupaten Nunukan pada Sabtu (24/1). Kehadiran rombongan Pemerintah Negeri Kelantan ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam bingkai silaturahmi wilayah serumpun.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kerja sama lintas batas. Mengingat Nunukan memiliki kedekatan geografis, sejarah, dan budaya yang sangat kental dengan wilayah Malaysia, khususnya Sabah dan Kelantan. Hubungan kekerabatan masyarakat yang telah terjalin lama menjadi fondasi kuat bagi keharmonisan kedua wilayah.

"Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk terus dipelihara guna menjaga hubungan persaudaraan dan memperkuat kolaborasi di berbagai sektor," ujar Irwan Sabri.

Menteri Besar Kelantan, Datuk Mohammad Nasaruddin, menjelaskan bahwa kunjungan ke Nunukan ini dilakukan di sela-sela agenda pemerintahannya di Tawau, Sabah. Kedekatan jarak tempuh yang hanya memakan waktu sekitar 90 menit perjalanan laut dari Tawau menuju Nunukan dimanfaatkan untuk menyapa saudara serumpun di Indonesia.

"Kita ini satu rumpun, satu bangsa, satu agama, dan satu bahasa. Awalnya kami di Tawau untuk melihat kebajikan rakyat Kelantan yang bekerja di sana, namun saya merasa perlu untuk datang bersilaturahmi dengan saudara-saudara di Nunukan," ungkap Datuk Nasaruddin.

Selain misi persaudaraan, kunjungan ini juga membawa agenda strategis di bidang pendidikan. Kelantan, yang dikenal sebagai "Serambi Mekkah" di Malaysia, menawarkan peluang kerja sama pendidikan Islam. Sistem pendidikan agama di Kelantan telah menjadi rujukan internasional, termasuk oleh negara tetangga seperti Brunei Darussalam, karena berhasil mencetak ulama-ulama profesional.

Datuk Nasaruddin secara terbuka mengundang Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk melakukan kunjungan balasan ke Kelantan guna menjajaki kolaborasi lebih mendalam di bidang sosial, keagamaan, dan pendidikan. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan birokrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di kedua wilayah perbatasan tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria