Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

KM Manta Segera Jalani Perawatan Tahunan, Dishub Tana Tidung Desak ASDP Siapkan Kapal Pengganti

Redaksi Prokal • 2026-02-05 13:15:00
DOCKING: Kapal Feri Manta ketika sandar di Pelabuhan Sebawang Tana Tidung, Rabu (4/2). (DOK WARGA)
DOCKING: Kapal Feri Manta ketika sandar di Pelabuhan Sebawang Tana Tidung, Rabu (4/2). (DOK WARGA)

 

TIDENG PALE – Layanan transportasi laut yang menghubungkan Tarakan dengan Sebawang di Kabupaten Tana Tidung dipastikan akan mengalami penyesuaian dalam waktu dekat. Kapal Feri KM Manta dijadwalkan akan mengakhiri operasional sementara pada 14 Februari 2026 untuk menjalani proses docking atau perawatan rutin tahunan mulai 15 Februari mendatang.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung, Maltomi, mengonfirmasi bahwa meskipun informasi mengenai jadwal docking tersebut sudah beredar, pihaknya hingga kini masih menunggu surat pemberitahuan resmi dari pihak operator. Perawatan ini ditegaskan bukan karena adanya kerusakan pada armada, melainkan kewajiban tahunan guna memastikan aspek keselamatan dan kelaiklautan kapal tetap terjaga.

Merespons kondisi tersebut, Dishub Tana Tidung menaruh harapan besar agar PT ASDP (Persero) segera menyiapkan kapal pengganti untuk melayani rute tersebut. Hal ini dinilai sangat krusial mengingat periode docking bertepatan dengan masa menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana volume penumpang dan kendaraan biasanya mengalami lonjakan yang sangat signifikan.

Langkah antisipasi menjadi perhatian utama karena proses pengerjaan di galangan diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Jika tidak ada kapal pengganti, mobilitas masyarakat dan distribusi barang ke Tana Tidung dikhawatirkan akan terganggu. Dishub berencana segera melayangkan surat resmi kepada ASDP untuk meminta kepastian terkait unit pengganti tersebut demi menjamin kelancaran arus mudik dan balik nantinya.

Selama masa perawatan kapal berlangsung, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan operator dan pihak terkait agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan optimal. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan selalu memantau informasi resmi dari pemerintah maupun operator penyeberangan terkait perubahan jadwal atau pengumuman mengenai kapal pengganti di lintasan Tarakan–Sebawang. (*)

Editor : Indra Zakaria