PROKAL.CO- Gubernur Kalimantan Utara, H. Zainal A. Paliwang, menunjukkan ketegasan dalam memimpin gerbong birokrasi di lingkungannya. Usai melantik 99 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di Tanjung Selor pada Jumat (6/2), Gubernur Zainal langsung melayangkan ultimatum keras. Ia memberikan waktu hanya tiga bulan bagi para pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik tersebut untuk membuktikan kompetensi mereka melalui kinerja yang nyata.
Evaluasi ini bukan sekadar gertakan, sebab para pejabat tersebut terikat dengan kontrak kinerja yang akan dipantau ketat melalui kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Gubernur Zainal menegaskan bahwa jika dalam kurun waktu tiga bulan mereka tidak mampu menunjukkan progres atau hasil kerja yang memuaskan, ia tidak akan segan-segan untuk melakukan pergantian jabatan kembali. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap posisi di pemerintahan diisi oleh individu yang benar-benar siap bekerja demi kemajuan daerah.
Selain peringatan soal durasi evaluasi, mantan Wakapolda Kaltara ini juga menginstruksikan para ASN agar mengubah pola kerja lama. Ia melarang para pejabat untuk terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan atau sekadar duduk di balik meja. Sebagai pelayan publik, Gubernur Zainal mewajibkan jajarannya untuk lebih sering turun ke lapangan demi menyerap aspirasi dan melihat langsung kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap kondisi di lapangan adalah kunci agar program pemerintah tepat sasaran.
Meski memberikan tekanan melalui target waktu, Gubernur Zainal tetap menyatakan kepercayaan besarnya terhadap para pejabat yang baru dilantik. Ia meyakini bahwa individu yang terpilih memiliki kompetensi yang mumpuni di bidang masing-masing. Kini, bola panas ada di tangan para pejabat tersebut untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pengisi jabatan, melainkan motor penggerak pelayanan publik yang diharapkan oleh masyarakat Kalimantan Utara. (dksip)
Editor : Indra Zakaria