Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pangkas Waktu Distribusi ke Tarakan Jadi 30 Menit, Bupati Bulungan Seriusi Pembangunan Pelabuhan Logistik di Kelubir

Redaksi Prokal • 2026-02-14 12:30:00
Syarwani
Syarwani

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan tengah mematangkan langkah strategis untuk merevolusi jalur distribusi logistik di wilayahnya. Bupati Bulungan, Syarwani, melakukan peninjauan langsung ke pelabuhan jetty milik PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) di Desa Kelubir, Kecamatan Tanjung Palas Utara, guna menjajaki potensi kerja sama pengembangan dermaga bongkar muat barang yang lebih efisien.

Potensi besar yang ditemukan dalam kunjungan ini adalah efisiensi waktu tempuh yang sangat signifikan. Berdasarkan pantauan di lapangan, perjalanan dari dermaga Kelubir menuju Tarakan hanya memakan waktu sekitar satu jam menggunakan speedboat bermesin 40 PK. Bahkan, dengan penggunaan armada bermesin lebih besar, waktu tempuh tersebut diproyeksikan dapat dipangkas hingga hanya tersisa 30 menit saja.

Bupati Syarwani menegaskan keseriusan Pemkab Bulungan dengan telah mengalokasikan anggaran tahun ini khusus untuk penyusunan master plan serta Detail Engineering Design (DED). Rencananya, pelabuhan bongkar muat ini akan berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 25 hektare di kawasan bekas dermaga perusahaan tersebut. Meski didesain secara sederhana, pelabuhan ini akan tetap mengedepankan efektivitas, terutama dengan penyediaan lapangan kontainer yang mumpuni.

Keberadaan lapangan kontainer tersebut dinilai sangat vital sebagai penyangga distribusi barang menuju pusat kota Tanjung Selor maupun wilayah Bulungan lainnya. Langkah ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan logistik daerah serta menekan disparitas harga kebutuhan pokok yang selama ini dipicu oleh mahalnya biaya transportasi dan panjangnya jalur distribusi.

Menurut Syarwani, proyek ini bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan menciptakan simpul ekonomi baru di Tanjung Palas Utara. Dengan adanya fasilitas bongkar muat di Desa Kelubir, ketergantungan pada jalur logistik yang lebih jauh dan memakan biaya tinggi dapat diminimalisasi secara bertahap.

Melalui integrasi arus barang yang lebih cepat dan efisien, Pemkab Bulungan optimis pelabuhan ini nantinya akan menghidupkan ekonomi lokal sekaligus meringankan beban masyarakat di Bumi Tenguyun. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan dermaga yang menjadi harapan baru bagi kelancaran logistik di Kalimantan Utara ini. (*)

Editor : Indra Zakaria