Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tekan Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Kaltara Gencarkan Gerakan Pangan Murah hingga ke Desa

Indra Zakaria • 2026-02-17 08:15:00
JELANG HKBN: Gerakan Pangan Murah untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (DKISP KALTARA)
JELANG HKBN: Gerakan Pangan Murah untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (DKISP KALTARA)

 

TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri. Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), pemerintah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, sebagai upaya nyata menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah masyarakat.

Langkah intervensi ini diambil menyusul temuan di lapangan yang menunjukkan bahwa hampir 80 persen komoditas pangan di Kaltara saat ini harganya berada di atas acuan pemerintah. Beberapa kebutuhan mendasar seperti beras, daging ayam, hingga Minyakita dilaporkan telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi inilah yang mendorong pemerintah untuk hadir mempermudah akses warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Hingga saat ini, program GPM telah sukses menjangkau tiga wilayah strategis, yakni Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan, dan Kabupaten Tana Tidung. Namun, pemerintah tidak berhenti di situ. Untuk memastikan manfaat program dirasakan secara merata, Pemprov Kaltara juga menyiapkan skema GPM Mobile atau pasar murah keliling yang akan menyasar kecamatan dan desa-desa terpencil.

Program keliling ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara DPKP, Biro Ekonomi, dan Disperindagkop. Petugas akan mendatangi langsung pemukiman warga yang jauh dari pusat kota di wilayah Tarakan, Tana Tidung, Malinau, hingga Nunukan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi kendala distribusi yang selama ini menjadi penyebab utama ketimpangan harga di beberapa daerah.

Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan stok pangan di Kalimantan Utara secara umum dalam kondisi aman hingga hari raya Idulfitri mendatang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong secara berlebihan. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperlancar alur distribusi agar bahan pokok tersedia di seluruh pelosok desa, sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani masalah kebutuhan dapur. (dksip)

Editor : Indra Zakaria